Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Hukum International Secara Umum

Pengertian Hukum International Secara Umum

Berbicara mengenai hukum bangsa, pasti tidak akan lepas dari yang namanya peraturan yang telah ada dalam Undang – Undang. Begitu pula dengan pengertian hukum international secara umum. Hukum tersebut berisikan tentang hukum antarbangsa dan antar negara (hukum untuk masyarakat).

Melalui artikel kali ini, takaksehat.com, dengan penuh semangat menuliskan artikel pengetahuan atau  Pendidikan ini untuk Anda yang sedang mencari definisi hukum internasional. Selain menambah pegetahuan sata sebagai penulis blog. Tentunya artikel ini akan sangat bermanfaat untuk Anda baca sebagai sumber refrensi Anda.

Untuk lebih jelasnya silahkan baca ataupun simak penjelasan lebih lanjutnya di bawah ini;

Pengertian Hukum International Secara Umum

1. Pengertian dari Hukum Internasional Secara Umum

Di dalam menjalin sebuah hubungan internasional, tentu akan berkaitan erat dengan peraturan yang ada. Itulah mengapa harus memahami isi – isinya, peraturan tersebut sering disebut sebagai hukum internasional. Seluruh negara wajib untuk menaati apa yang ada di dalam peraturan apa pun itu.

Baik itu hukum internasional dalam menjalin kerja sama bilateral atau bahkan multilateral. Aturan yang ada di dalamnya terlah disepakati oleh berbagai negara yang tergabung di dalam PBB. Pda umumnya, hukum internasional ini merupakan bagian hukum yang tugasnya mengatur aktivitas.

Aktivitas dalam artian entitas dengan skala internasional. Awalnya, hukum internasional ini hanya berarti perilaku serta hubungan antarnegara. Akan tetapi, seiring dengan perkembangannya pola hubungan tersebut semakin luas. Bahkan kini juga mengurus perilaku internasional, struktur, individu

2. Sejarah singkat sebelum diakuinya hukum Internasional 

Sebelum adanya hukum internasional, terlebih dahulu yang di akui adalah konsistusi sebagai hukum yang tertinggi. Pada tahun 1950, hukum konsistusi sendiri telah memberikan pengakuan. Bahwa hukum yang tertinggi adalah hukum internasional.

Hukum internasional hadir, karena adanya kehidupan yang modern, terutama negara-negara yang sudaj semakin saling mengenal. Seperti contohnya diselesaiannya perang yang sedang berlangsung selama 30  tahun di Eropa.

3. Sumber Hukum Internasional

Ada banyak hal yang mempengaruhi atau sumber dari hukum Internasional itu sendiri. Berbagai elemen kehidupan. Terutama dalam hal berbansa dan bernegara di mana setiap bangsa memiliki hubungan yang erat. Sumber lainnya adanya permasalahan di dalam bidang-bidang tertentu antara bangsa seperti.

Di dalam kekuatan seperti politik, masyarakat, ekonomi dan teknis. Seperti gejala social di dalam suatu bangsa. Secara psikologis untuk menyelesaikan setiap persoalan hubungan antara negara yang selalu ada. Hal-hal ini juga sangat mempengaruhi sehingga dapat juga sebagai sumber dari hukum internasional.

4. Klasifikasi Berbagai Macam Hukum Internasional 

Pada umumnya, sebagai peraturan yang harus / wajib ditaati oleh semua negara (secara universal). Hukum internasional ini mempunyai klasifikasinya menurut para ahli dan secara umum. Demi mendapatkan pengetahuan dan memahami apa aturan lengkapnya. Berikut klasifikasi hukumnya.

1. Sri Jutmini dan Winamo

Menurut Sri Jutmini dan Winamo, hukum internasional ini secara umum artinya mencakup peraturan secara universal. Hukum internasional regional merupakan peraturan yang muncul karena adanya hubungan antarnegara yang cukup terbatas pada lingkungan berikutnya. Tumbuh karena kebiasaan.

Akan tetapi, hukum internasional regional ini sifatnya hanya sebagai penambah / complementary (correlated). Bila telah terjadi konflik regional, pengadilan internasional seharusnya menggunakan peraturan regional yang dasarnya sudah diakui berbagai negara yang sudah mengadakan perjanjian.

2. Konferensi Wina 1969 

Selain itu, menurut konferensi Wina di tahun 1969 (modern) hukum internasional tertulis merupakan hukum yang hanya berlaku bagi sebuah perjanjian antarnegara. Lebih tepatnya, banyak masyarakat kenal dengan sebutan Perjanjian Internasional Tertulis. Perjanjian ini sudah termasuk versi modern.

Sedangkan pengertian hukum internasional tidak tertulis, yaitu hukum internasional yang bentuknya berupa berbagai perjanjian yang telah terlaksana secara lisan. Bahkan juga ada catatan tertulis maupun noota secara resmi sampai dengan nota pribadi milik pejabat negara yang bersangkutan.

3. Menurut Wilayah 

Pengertian dari hukum internasional secara umum atau biasanya orang sebut sebagai hukum general, yaitu hukum internasional yang tidak terbatas dengan wilayah tertentu. akan tetapi, hukumnya berlaku di seluruh dunia. kemudian, ada juga klasifikasi hukum internasional regional.

Hukum internasional regional itu adalah hukum internasional yang isinya terbatas dengan wilayah tertentu. misalnya saja pada hukum internasional yang berasal dari Amerika Latin. Bahkan hukum ASEAN pun juga termasuk regional.

4. Menurut Objeknya

Sedangkan menurut objeknya, hukum intrenasional juga terbagi menjadi hukum perdata internasional yang menrupakan hukum dengan segala aturannya yang berisikan hubungan hukum antar warga negara antara negara dengan negara lainnya.

Lalu hukum publik internasional merupakan hukum yang isinya mengatur suatu hubungan antar 1 negara dengan negara lain dalam hubungan internasional. Hukum ini sesuai dengan pendapat Grotius, terbagi menjadi hukum damai dan juga perang.

5. Hukum Internasional Menurut Para Ahli

Tidak lengkap rasanya jika membahas tentang pengertian sesuatu pengetahuan jika tidak mencantumkan pegertian menurut para ahli. Berikut penjelasannya di bawah;

Menurut J.G. Starke, Hukum internasionala adalah sebuah acuan yang dipatuhi oleh setiap negara yang bersangkutan. Terdiri dari dasar-dasar tingkah lagu hubungan antara negara. Prinsip-prinsip yang harus dipatuhi bersama-sama.

Menurut Sugeng Istanto, Hukum internasional adalah hukum-hukum yang berlaku dan dipatuhi oleh negara-negara atau masyarakat internasional.

Menurut Menurut Brierly, Hukum internasional adalah dasar negara-negara beradab yang telah melakukan hubungan internasional untuk tetap memiliki prinsip-prinsip yang mengikat, satu sama lain dapat saling berhubungan sesuai prinsip yang ada

Baca Juga: 

Menurut Charles Cheny hyde, Hukum Internasional adalah kumpulan hukum yang ada untuk mengatur hungan antara negara. Di mana setiap hukum yang tercantum di dalam hukum internasional harus di taati.

6. PENUTUP

Itulah beberapa penjelasan secara singkat, namun bermanfaat mengenai pengertian hukum international beserta klasifikasinya yang terbagi menjadi berbagai arti, pendapat  para ahli dan juga tujuan hukumnya. Intinya, hukum internasional tersebut berisikan aturan dengan sifat secara universal. Selamat menikmati hari Anda.

Posting Komentar untuk " Pengertian Hukum International Secara Umum"