Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Filmografi Secara Umum dan Lengkap?

Pengertian Filmografi Secara Umum dan Lengkap

Pengertian Filmografi Secara Umum dan Lengkap?

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, proses pembuatan film memiliki banyak perubahan. Bahkan genre-nya pun sangat bervariasi dan semakin menarik setiap tahunnya. Untuk lebih jelasnya, akan lebih baik mengetahui pengertian filmografi terlebih dahulu agar mudah.

Apa Pengertian Filmografi Secara Umum?

Pada umumnya, filmografi merupakan daftar film yang memiliki keterkaitan erat dengan berbagai macam kriteria. Misalnya saja seperti, filmografi aktor adalah sebuah daftar film di mana mereka (aktor) pernah memerankannya. Lalu ada filmografi sutradara yang berkaitan dengan pembuat film.

Filmografi sutradara merupakan daftar film yang telah disutradarai oleh seseorang. Istilah dari filmografi sendiri sudah ada sejak tahun 1957 silam. Pembahasannya sendiri tidak begitu banyak, karena artinya sendiri mengacu ke beberapa kriteria seperti yang telah dibahas sebelumnya.

Intinya, filmografi ini adalah daftar dari berbagai macam film yang memiliki kaitan erat dengan sutradara dan juga aktor serta aktris yang memerankan tokoh film tertentu. dengan adanya istilah ini, maka terbentuklah sebuah film yang mampu menghasilkan tayangan yang jauh lebih bagus/ sesuai.

Kriteria Filmografi Secara Umum 

Seperti yang telah Anda ketahui pada pembahasan sebelumnya, bahwa filmografi ini terbagi menjadi beberapa kriteria yang saling berkaitan erat. Dari kriteria tersebut akhirnya muncul suatu informasi terkait dunbia perfilm-an beserta dengan aktor dan aktris yang memerankan tokoh dalam filmnya.

1. Filmografi Karir Seorang Aktor 

Pada umumnya, arti dari pengertian filmografi karir seorang aktor ini adalah beberapa urutan dari jeins dan nama film yang telah diperankan oleh si aktor. Misalnya saja aktor bernama Raffi Ahmad. Ia telah memerankan beberapa film sejak tahun 2004 ia memulai karirnya di dunia entertainment.

Baca Juga: Pengrtian UUD Hak Asasi Manusia

Film tersebut antara lain, ada hantu di sekolah, me vs high heels, panggil namaku tiga kali, cinta pertama, bukan bintang biasa, love is cinta, dan masih banyak lagi lainnya. Jadi, intinya filmografi aktor itu adalah rentetan daftar nama / judul film yang aktor mainkan selama ia menjadi public figure.

2. Filmografi Seorang Aktris 

Begitu pula dengan filmografi seorang aktris, tidak jauh berbeda dengan aktor sebelumnya. jadi, filmografi ini adalah rentetan nama / judul film yang pernah aktris mainkan selama menjadi public figure. Misalnya saja pada seorang aktris ternama bernama Sridevi yang berasal dari India.

Sridevi ini merupakan seorang aktris sekaligus pemain film India yang sudah berkarya di lebih 300 film selama ia terjun ke dalam dunia perfilm-an, mulai dari tahun 1963 sampai dengan 2018. Film yang pernah ia perankan adalah kandhan karunai, thunaivan, kumara sambhavam dan lain-lain.

3. Filmografi Sutradara

Sedangkan untuk kriteria filmografi sutradara ini adalah orang yang memiliki keterkaitan erat dengan pembuatan filmnya sendiri. Pada umumnya, ada begitu banyak nama sutradara yang terkenal dan cukup populer yang telah berhasil membuat film hingga hasilnya banyak disukai oleh para penonton.

Misalnya saja seseorang bernama Ben Affleck, ia adalah seorang sutradara sekaligus aktor dan penulis berbakat. Menurut informasi lengkapnya, Ben telah berhasil menjadi salah satu penulis dari permainan berlatar film drama bertajuk “Good Will Hunting”. Itulah arti dari istilah filmografi sutradara.

Genre Film Dalam Istilah Filmografi Sutradara

Sebagai seorang sutradara yang bekerja sebagai pembuat film, tentu saja proses pembuatan skenarionya tidak bisa mereka buat sembarangan. Mulai dari alur / plot cerita, tempat / lokasi sampai dengan aktor dan aktris yang memerankannya. Semua harus jelas, termasuk genre yang ia pilih.

1. Genre Film Action / Aksi 

Salah satu genre film yang paling banyak penonton sukai hingga saat ini adalah genre action / aksi. Biasanya genre satu ini mempunyai keterkaitan erat dengan perselisihan klasik serta perjuangan yang bisa ditemukan pada setiap seni dan juga sastra. Genre ini juga selalu sutradara perhatikan.

Dalam istilah filmografi sutradara, mereka yang bertugas untuk membuat film dan menjadikannya menarik. Biasanya banyak memilih genre yang paling banyak penonton sukai. Dengan begitu, plot ceritanya akan mudah mendapatkan rating tertinggi. Seperti dengan menerapkan genre aksi satu ini.

2. Genre Komedi 

Kemudian, ada salah satu genre film yang seringkali menjadi perhatian banyak sutradara yaitu komedi. Sesuai dengan namanya, genre film ini menampilkan banyak adegan yang menyenangkan dan mudah mengundang gelak tawa. Sangat cocok bagi penonton yang ingin merasa terhibur.

Jenis genre film komedi satu ini juga telah menjadi genre paling populer, di Indonesia sendiri juga sudah banyak film yang mengundang gelak tawa dan mendapatkan rating tertinggi. Nama terbesar yang hingga saat ini jadi sejarah pembuatan fillm, yaitu Charlie Chaplin, Buster Keaton dan lain-lain.

3. Jenis Genre Horor

Berbagai macam jenis film dengan unsur horor ini telah banyak mengundang perhatian penonton, walaupun kesannya memberikan efek kengerian di setiap scene. Akan tetapi, rating yang film ini hasilkan ini tidak main – main. Itulah mengapa banyak sutradara hebat yang membuat film genre ini.

Dalam istilah filmografi sutradara, mereka juga pasti memikirkan genre apa yang mampu menarik perhatian banyak penonton. Pada akhirnya, genre horor pun menjadi pilihan terbaik. Bahkan sudah banyak filmografi sutradara yang mensutradarai film Indonesia dengan adegan creepy dan ngeri.

4. Genre Romantis 

Salah satu genre yang paling banyak penonton sukai juga adalah genre romantis. Terlebih lagi bagi para remaja dan juga usia muda lainnya. Mereka selalu senang menonton scene berbau romance, seakan juga ikut terbawa suasana dari apa yang filmnya tampilkan. Indonesia pun filmnya menarik.

Ada beberapa filmografi sutradara yang berasal dari Indonesia, mereka semua telah berhasil membawakan film romantis yang mampu mendapatkan rating tertinggi dari para penonton. Misalnya saja film yang sempat viral di tahun sebelumnya, yaitu 3600 detik yang dimainkan Steven William.

5. Genre Thriller 

Berbeda dengan jenis genre horor sebelumnya, untuk jenis genre thriller ini lebih menonjolkan rasa tegang dan juga kecemasan dari para penontonnya. Lebih tepatnya bertujuan genre ini memiliki tujuan kuat untuk dapat memperoleh emosi. Di Indonesia sendiri telah banyak film thriller terkenal.

Baca Juga: Pengertian Teori Psikologi kepribadian menurut ahlinya

Biasanya genre thriller memiliki keterkaitan erat dengan genre horor, artinya scene yang disajikan memberikan rasa tegang dan juga 2 kali lipat lebih menyeramkan dari horor. Menjadikan para penonton ikut merasakan ketegangan yang berlebih, misalnya film yang menyajikan aksi psikopat.

6. Genre Science Fiction 

Tidak hanya berbelit di genre romance, horor, atau bahkan thriller saja. sutradara yang hebat pasti akan memikirkan bagaimana caranya membuat film yang mampu memberikan ilmu / penjelasan secara detail. Jadi, penonton juga bisa mendapatkan ilmu baru dari tontonan film tersebut.

Genre tersebut merupakan science fiction, di luar negeri sendiri telah banyak deretan filmografi sutradara yang mampu mensutradarai berbagai macam jenis film yang menarik dan mendapatkan rating tertinggi. Itulah mengapa banyak yang lebih menyukai film luar negeri karena ilmunya bagus.

Filmografi yang Paling Terkenal 

Mengingat arti dari filmografi sendiri adalah sesuatu hal yang berkaitan dengan pembuatan dan memainkan peran dalam film tertentu. misalnya saja filmografi aktor dan aktris, yaitu mereka yang terlibat di dalam suatu film. Sedangkan untuk filmografi sutradara adalah film yang dibuat oleh mereka.

Salah satu filmografi yang paling terkenal dan berada di deretan tertinggi pencarian di Google, yaitu James Cameron. Beliau merupakan seorang sutradara sekaligus merangkap menjadi penulis skenario dan juga produser dalam pembuatan film dan juga televisi. Karirnya pun juga sangat bagus.

Baca Juga: Pengertian Distribusi

Debut James Cameron pertama adalah dalam film pendek fiksi ilmiah di tahun 1978 silam. Dari biografi terkait James tersebut, hal itu sudah termasuk ke dalam filmografi pada umumnya. Memiliki keterkaitan erat dengan pembuatan film atau bahkan menjadi aktor / aktris yang bermain peran.

Berbagai Dasar Perfilman yang Wajib Diketahui

Layaknya pengertian dari filmografi aktor dan aktris serta sutradara, dasar perfilman sendiri juga menyangkut pembuatan film yang akan pemain perankan nantinya. Dengan begitu, setiap aktor atau bahkan aktris / pemain yang memainkan perannya. Mereka semua memiliki biografi atas film.

1. Membangun Ide Cerita 

Perlu Anda ketahui, di dalam setiap karya seni itu pasti akan dimulai dengan membangun sebuah ide cerita. Itu karena ide tersebut haruslah kuat, sehingga bisa dijadikan menjadi bentuk seni visual dan juga audio yang jauh lebih baik. Ide cerita ini sebaiknya juga harus yang masuk akal atau nyata.

Memilih ide cerita yang masih baru atau fresh merupakan tugas pembuat film. Dengan begitu, dapat memberikan warna bagi para  penonton. Perlu Anda ketahui saja, bahwa sebagian besar masyarakat sudah cerdas dan tidak terlalu suka dengan berbagai hal yang berbau asal – asalan / tidak masuk akal.

2. Memerhatikan Target Segmen Pasar

Setiap mahakarya apa pun bentuknya, latar belakang pasar yang hendak dituju merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan. Itu karena segmen pasar yang tepat, juga akan memberikan respon yang baik terhadap film yang sutradara buat. Jadi, sudah seharusnya targetnya tepat sasaran.

Misalnya saja, jika segmen pasar tertuju kepada film khusus untuk edukasi anak – anak. Jadi, pilihlah ide cerita yang sekiranya dapat mendukung perkembangan si kecil. hal ini juga akan berkaitan dengan filmografi dari aktor atau aktris yang memainkan perannya. Nanti akan menjadi biografi juga.

3. Membuat Sinopsis Film yang Unik dan Menarik

Di balik film yang populer dan mampu menarik perhatian penonton, ada aktor dan juga aktris yang memainkan perannya dengan baik. Hal ini juga berkaitan erat dengan sinopsis yang membuat mereka memperdalam peran semakin nyata. Jadi, hasil filmnya terlihat lebih natural dan bagus.

Biasanya sinopsis ini banyak orang anggap remeh, padahal hal ini mampu memberikan perubahan kepada setiap penonton. Seperti dapat membuat mereka lebih penasaran dengan sinopsis yang menarik tentu saja. Dengan begitu, mereka akan mau melihat film yang ingin dilihat di bioskop.

4. Membuat Skenario Film 

Selain membuat sinopsis, sutradara juga akan membuat skenario film yang sesuai dengan ide ceritanya. Apa yang ada di dalam film, hal tersebut akan berkaitan erat dengan kualitas skenarionya sendiri. Itulah mengapa skenario itu harus utuh, semua yang termasuk unsur cerita haruslah lengkap.

Utuh ini bukan hanya dialognya saja, akan tetapi juga mencakup karakter para pemainnya, latar belakang, ekspresi, setting dan masih banyak lagi lainnya. Intinya, segala macam hal yang akan memudahkan pekerjaan sutradara harus mereka perhatikan. Unsur cerita pun juga sangat penting.

5. Mempersiapkan Alat Teknis

Dalam proses membuat film agar tampil menarik dan populer di kalangan penonton, alat teknisnya juga harus mendukung. Kegiatan satu ini akan jauh lebih mudah ketika sudah ada storyboard. Alat di sini haruslah lengkap, suapaya proses pembuatan filmnya bisa berjalan dengan lancar / sesuai.

Persiapan alat teknis dalam proses pembuatan film ini harus lengkap. Misalnya saja dengan mempersiapkan kamera, kostum, tata lampu, property, make up, dan sebagian besar aktor dan juga aktris yang berperan menjadi tokoh yang telah ada di dalam ide cerita / skenario.

6. Melakukan Syuting

Proses utama dalam melakukan pembuatan film, yaitu dengan mengambil sebuah gambar. Hal tersebut akan jauh lebih maksimal lagi jikalau didukung oleh berbagai orang yang sudah ahli dalam bidang film ini. sama seperti aktor dan aktris yang berperan sebagai tokoh di dalam sebuah skenario.

Jikalau peran mereka terbilang bagus, maka film pun juga akan semakin populer. Itu karena peran dari seorang pemain menjadi nilai plus dari sebuah film, menjadikannya lebih menarik. hal tersebut merupakan bagian dari bentuk kerja sama antara satu dengan lainnya / tanggung jawab sendiri.

7. Melakukan Editing 

Hal ini termasuk ke dalam bagian apa yang seharusnya ada dalam sebuah film. Pihak mana pun yang berhubungan dengan pembuatan film, mereka juga pasti akan memiliki filmografinya sendiri. Apalagi jika karirnya melonjak berkat film yang ia buat atau memainkan peran dalam filmnya.

Melakukan editing ini sangatlah penting, karena usai membuat film maka selanjutnya edit film dapat menjadikan tampilannya lebih menarik lagi. Proses editing di sini maksudnya seperti penyatuan gambar atau bahkan pengecekan pada film supaya tidak ada satu pun bagian yang terlewatkan.

8. Melakukan Review serta Revisi

Pembuatan film itu tidak semudah yang Anda kira, setelah filmnya selesai. Langkah selanjutnya adalah dengan melihatnya kembali sebelum lepas ke luar. Dengan begitu, jika ada beberapa hal yang salah. Maka setelah mereviewnya, pihak yang bersangkutan akan melakukan perbaikan kembali.

Biasanya jikalau menemukan beberapa hal yang terbilang ganjil atau bahkan tidak sesuai dengan pembuatan film sesungguhnya / tidak sesuai konsep awal. Maka pihak yang bersangkutan akan melakukan pemotongan scene atau bahkan menggantinya dengan bagian lain yang lebih pas.

9. Melakukan Promosi

Mengingat setiap peranan aktor dan aktris yang bekerja sama atas film, mereka semua akan memberikan nilai plus. Promosi film menjadi lebih maksimal, dari sini kemudian akan muncul filmografi atas para pemain dan juga sutradaranya. Terlebih lagi jika filmnnya menjadi populer dan terkenal.

Biasanya media promosi yang seringkali banyak digunakan adalah seperti blog, web, twitter, facebook, radio, televisi, koran, poster dan masih banyak lagi lainnya. Namun, terkadang akan lebih terbantu lagi jika aktor dan juga aktris yang ikut mempromosikan atas film yang mereka mainkan itu.

Baca Juga:

Dari pembahasan secara lengkap, mengenai pengertian filmografi secara umum. Kesimpulannya adalah, filmografi ini memiliki keterkaitan erat dengan berbagai kriteria. Seperti aktor, aktris dan juga sutradara. Semua itu menyangkut film yang akan sutradara garap, sehingga menghasilkan informasi.

Posting Komentar untuk "Pengertian Filmografi Secara Umum dan Lengkap?"