Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian HAM Menurut UU No 39 TH 1999

Pengertian HAM Menurut UU No 39 TH 1999 Yang tidak termasuk jenis Pelanggaran HAM menurut UU No. 39 1999 adalah jelaskan uu no. 39 tahun 1999

Pengertian HAM Menurut UU No 39 TH 1999

Berikut ini isi uu no. 39 tahun 1999 tentang HAM, selamat datang di takaksehat.com kali ini saya mencoba menjelaskan uu no. 39 tahun 199. Saya harap Artikel ini bermanfaat. 

Hak asasi manusia dan pengertiannya, tentu saja harus dipahami dengan benar oleh semua orang. Terlebih lagi Indonesia yang merupakan negara yang berdiri berdasarkan dengan hukum. Oleh karena itu, ketahui pengertian ham menurut UU No 39 th 1999 secara lengkap dan informatifnya.

Pengertian Hak Asasi Manusia (HAM) UU No.39 Tahun 1999

Pada dasarnya, hak asasi manusia atau HAM sebagaimana telah diatur dalam UU No. 39 Tahun 1999 ini mempunyai tujuan yang berkaitan erat dengan kedamaian hidup bagi setiap orang. Itulah mengapa muncullah instrumen pokok untuk mewujudkan pemenuhan atas dasar HAM.

Seperti adanya kekuasaan kehakiman serta badan – badan yang lainnya dalam menyelenggarakan suatu peradilan. Walaupun HAM sudah terbentuk, akan tetapi masih ada saja kasus pelanggaran hak asasi manusia yang masih sering terjadi. Itulah mengapa, tiap orang harus mampu memahami ini agar kasus tidak kerap terjadi.

Sedangkan menurut KBBI, HAM ini merupakan hak yang seharusnya terlindungi secara internasional. Seperti hak untuk hidup, kemerdekaan, memiliki serta mengeluarkan pendapat. Setiap masyarakat harus memahami hal ini sebagai antisipasi agar terhindar dari suatu konflik / kesalah pahaman.

Berbagai Macam Hak Asasi Manusia (HAM)

Perlu Anda ketahui, HAM ini sifatnya universal. Jadi, hak asasi manusia ini berlaku untuk semua orang dengan berbagai suku, ras, agama, etnik dan juga kedudukan. Pihak PBB juga sudah mengadakan konvensi serta berbagai perjanjian internasional di berbagai belahan negara.

1. Hak Asasi Politik 

Salah satu macam HAM yang paling utama, yaitu hak asasi politik. Merupakan macam HAM yang berkaitan erat dengan kehidupan politik dan seluk beluknya. Pada dasarnya, hak asasi politik ini mempunyai contoh lain yang terbagi menjadi lima jenis.

Seperti hak untuk memilih atau bahkan terpilih saat pemilihan, hak ikut serta di dalam kegiatan pemerintahan, membuat dan juga mendirikan partai politik maupun organisasi lainnya, hak membuat serta mengajukan usulan petisi, dan yang terakhir hak untuk diangkat dalam jabatan pemerintahan.

2. Hak Asasi Hukum 

Selain itu ada hak asasi hukum yang termasuk salah satu dari banyak macam HAM, isinya menjelaskan terkait setiap manusia mempunyai kedudukan yang sama. Baik itu di depan hukum atau bahkan pemerintahan sekali pun. Sama seperti HAM politik, HAM asasi hukum ini juga ada contoh.

Contoh tersebut, seperti hak dalam mendapatkan perlakukan yang sama di dalam hukum maupun pemerintahan, hak menjadi pegawai negeri sipil atau PNS, hak mendapatkan atau bahkan mempunyai sebuah pembelaan hukum di peradilan. Kemudian, hak untuk dapat layanan serta perlindungan hukum.

3. Hak Asasi Pribadi atau Personal Right 

Pada hak asasi pribadi ini juga termasuk macam – macam HAM dalam urutan ketiga. Hak asasi satu ini memiliki hubungan yang cukup erat dengan kehidupan pribadi tiap manusia. HAM ini memiliki contoh yang terbagi menjadi enam kategori.

Seperti hak kebebasan untuk dapat bergerak, berpindah tempat atau bepergian, hak kebebasan dalam mengeluarkan / menyatakan pendapat, memilih dan aktif di organisasi / perkumpulan, kebebasan dalam memilih, memeluk, menjalankan agama, hak hidup, berperilaku dan tidak disiksa.

Baca Juga:

Seperti itulah beberapa penjelasan secara detail dan rinci, mengenai pengertian ham menurut UU No 39 th 1999. Dari pembahasan di atas, kini Anda telah tahu bahwa HAM memiliki macam dan pengertian yang bertujuan agar manusia tidak berpecah belah / mampu mengutarakan pendapatnya.

Posting Komentar untuk "Pengertian HAM Menurut UU No 39 TH 1999"