Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Renungan Puisi Motivasi Hidup Inspirasi Kehidupan Pribadi

TAKAK SEHAT__Puisi renungan ini akan berbagai gendre di dalamnya, ada yang sedih ada yang menegur. Ada juga Puisi motivasi jangan menyerah untuk terus bersemangat. 

Bahkan saya juga di antara semua puisi yang saya karang ada juga puisi motivasi pendek. Puisi-puisi ini dapat Anda renungkan atau menjadi renungan pagi maupun malam. Puisi ini juga akan sangat-sangat menyentuh kehidupan Pribadi Anda dan saya.

Harapan saya puisi motivasi inspirasi hidup, membawa Anda pada pola pikir yang sukses untuk diri sendiri dan berguna bagi sesama. Itu mengapa saya juga menulis di antara setiap puisi secara acak adanya puisi motivasi belajar. 

Puisi merupakan kata indah yang bermakna, bagaimanapun, saya menyerahkan kepada Anda bagaimana Anda menafsirkan setiap puisi untuk kehidupan Anda dan mampun menjadi kata renungan motivasi untuk Anda.

Untuk kidupan yang lebih baik, selamat menikmati puisi motivasi kehidupan.

Renungan Puisi Motivasi Hidup Inspirasi Kehidupan Pribadi

Renungan Puisi Motivasi Hidup Inspirasi Kehidupan Pribadi

1. Terjebak dalam bayang

Terjebak dalam masa kelam yang sudah berlalu

Berjalan menuju kehampaan belaka, hidup penuh harap

Harap palsu yang tidak akan kembali

Rasa sedih yang mengikat diri, menyikat dan memanggang

Terjatuh dalam bayang kehidupan yang tak jelas


Sudah ada di masa sekarang 

masa depan yang sebenarnya penuh harapan

tapi masih terjebak dalam bola kaca

tempus bisa memandang tapi tidak dapat kemana-mana


Sebuah kiasan pikiran semata

Menjebakmu dalam kebodohan yang dalam

Dalam hidup terus digendrungi bayang masa lampau

Lambayan tangan sia-sia, seyum sekeliling tanpa arti


Lelah perih pedih berkecimbuk dalam jiwa

Terhantam keras oleh waktu

Waktu yang tidak bisa di ulang

Setiap jalan bertembok tinggi


Cita-cita telah mati, jiwa merana kesakitan

Makan tidur terbangun, kerusakan diri mulai terlihat

Apakah bayang itu bisa hilang?

Apakah ada jalan untukku terus melangkah


Setiap hari melihat jiwa ini, dalam kerasnya bayangan

Setiap saat dalam keluh kesah tanpa henti

Bayang hitam yang tidak akan pernah hilang

Memberikan kekacauan kehidupan


2. Jalan Kehidupan

Setiap waktu yang berlalu

Sudahkah bermanfaat bagi kehidupanmu

Setiap jam dan detik

Apakah semua itu bisa menjadi makna sesungguhnya?


Mungkinkah akan berguna kehidupan ini?

Setiap hembusan napas, mungkinkah akan bermanfaat?

Setiap suara merdu, ada kebahagiaan disana

Kesendirian jika digunakan, tidak akan menghancurkan


Langkah yang terus menuju jalan lurus

Demi sebuah masa depan bersama

Dalam kehidupan yang akan datang

Bersama, berjuang dalam dunia literasi kita


3. Pertemuan 

Tak ada pertemuan yang kebetulan

Tidak ada yang namanya kecelakaan

Mungkin kita bertemu, untuk sebuah persahabatan

Persahabatan yang akan selalu terjalin


Dalam sebuah kelompok kecil 

Membangun dunia baca bersama

Mungkin kurang pengetahuan

Mungkin kini kita tak tahu apa-apa


Tetapi semangat yang saling ditularkan

Akan selalu memberikan kehidupan yang sesungguhnya

Habis gelap terbitlah terang, tidak ada yang sia-sia

Jika badai disertai hujan memberikan kehidupan setelahnya


Bagaimana munkin bersahabatan kita yang hanya dipertemukan

Oleh indahnya teknologi abad-21 ini, tidak bermakna jika terus dilakukan

Maka mari teruslah berliterasi bersama, hidup dalam dunia indah

Dengan penuh makna bercerita melalui tulisan dari hati ke hati


Bertemu untuk berbagi, bertemu untuk saling bertukar ilmu

Inilah perjalan kehidupan, tidak ada yang tahu kapan

Dimana dan bagaimana

Hanya bisa menjalankan memberikan yang terbaik

Bagi sesama kawan mari terus berjalan


4. Pendakian yang susah

Jika berpikir, untuk mencapai keindahan 

Merupakan sebuah kemudahan

Berarti pikiran dan perasaan telah dibodohi

Mari lihat sebuah realita


Menatap sekitar tanyakan kepada diri sendiri

Adakah kehidupa yang bermakna hanya dengan duduk saja

Adakah sebuah kehidupan, hanya dengan tidur lelap

Mari kita terjang sebuah kesusahan, melangkah untuk mendobrak

Sebagai seorang pemenang, lakukan dan kalah diri


Untuk sebuah dunia yang sesungguhnya

Dunia yang bisa nikmati, dengan menerima 

Sebuah realitas kehidupan

Berjalan dengan penuh percaya diri

Dengan melawan rasa sakit

Karea kita tahu, sakit itu yang akan mengembangkan 

Diri ini, sehingga menemukan makna kehidupan

Yang sesungguhnya


5. Dalam ruang

Ketenangan bukan tetang berdiam atau bekerja

Ketenangan bukan tentang apa yang aku rasakan

Ketenangan adalah tentang kepuasan

Rasa dan keinginan yang teramat dalam


Mencapai sesuatu, dalam diam terus berjuang

Namun dalam diam itu, apakah ada gunanya

Jika tidak ada tindakan yang pasti disana

Ketenangan, haruslah diperjuangkan


Segala hal yang terjadi, menunjukkan

Kepada saya, untuk sebuah makna baru

Dari sebuah waktu yang berjalan

Dalam hampa dunia, ada terang tersembunyi

Yang lahir dari dalam hati


Terang yang mengarahkan diri 

Pada makna diri, dalam ketenangan itu sendiri

Temukan cahaya berdasarkan sebuah kejadian

Hal ini sungguh memuaskan diri 

Yang sepi, sepi yang benar-benar tenang


Menghela nanghela napas sampai pada tingkat kepuasan

Melangkah dalam sebuah sunyi

Sendiri dalam hening sepi, mencari inspirasi

Dalam gelap pekatnya kesendirian

Namun disanalah ku temukan makna sesungguhnya


6. Kesejukkan

Dunia ini sebenarnya, memberikan rasa dan lara

Dalam kesejukan, memberikan ingatan pasti

Akan masa lampau yang telah diterjang

Membisu sejenak memikirkan


Mendamaikan hati, dengan cara sediri

Dalam kesejukan alam yang memancar

Berlari dalam bayang, berjalan dalam kehampaan

Mungkinkah ini kesejukan sejati. Atau hanya proses


Untuk mencapai kesejukan, perlu perjuangan keras

Melangkah tanpa henti,  untuk sebuah perjalanan

Rasa dingin yang menusuk sampai ke pembuluh hati

Kesejukan memberika arti hidup, mungkinkah akan tergapai


7. Yang dirasakan

Muncul sebuah pertanyaan dalam jiwa

Dalam kedalaman hati dan pikiran

Merasakan, hal-hal yang tidak ingin dirasakan

Membendung, rasa yang tidak hentinya berteriak

Kekosongan, lemah tidak berdaya rasanya


Rasa yang sebenarnaya jika disadari memberikan warna

Namun karena penolakan yang amat sangat dalam

Maka hal ini sangatlah buru, memberikan luka pada hati

Memberikan rasa lelah yang teramat sangat

Dalam lelah dan kesesakan, yang kesekian kalinya

Ku harus berusaha bangkit, melawan rasa yang sangat melelahkan

Tapi ku yakin, akan selalu ada hal indah dibalik

Rasa yang memberikan rasa sakit yang cukup dalam


Rasa yang tidak dapat dikatakan, dan nikmati samasekali

Namun memberikan kebar buruk bagi diri

Mingkin inilah yang namanya ujian untuk kedewasaan

Mendorong diri, untuk melihat dan mengerjakan apa yang penting


8. Terjepit Dalam Angan

Angan yang berlebihan akan sangat menyakitkan

Setiap hal yang dilakukan dengan pemikiran yang tinggikan

Akan mengalami jatuhnya diri, terhempas bahkan sesak napas

Berjalan dalam angan adalah kesia-siaan belaka


Terjepit selamanya oleh sebuah imajinasi bersih

Selalu mencari yang lebih besar dari yang biasanya

Terhentak, terdiam dalam sepi sendiri

Mencari perlindungan namun tidak pernah menemukan


Suka rela jalan dalam gelap, namun berharap terang

Mencari sesuatu yang benar-benar menyenangkan

Namun tidak akan pernah menemukan

Seakan hidup tapi mati, kematian hal yang mengerikan


Angan, oooooo angan mangapa engkau memenjara pikiran?

Seolah engkau segalanya memberikan harapan palsu tanpa tindakan

Mau sampai kapan terdiam dan hidup dalam angan

Tidak maukah engkau memastikan bahwa engakau sudah berjalan

Tidak terjebak dalam kemalasan, bebas dan berkarya


9. Memanjat Yang Tidak Pasti

Dalam benak, dipenuhi dengan getaran

Getaran takut, akan sebuah masa yang akan datang

Belum dapat menerima realita

Sehingga hanya berdiam dan melihat keatas


Detik menitpun berlalu, sebuah waktu

Selalu menunjukan kematangan

Namun ia ada diatas, hanya rasa malas dalam diri

Begitu susah untuk bangkit


Takut, keluhan, dan masih banyak lagi

Semuanya hadir dalam pikiran

Ia merasuki, sehingga sebuah rencana untuk memanjat

Mendapatkan waktu yang matang untuk sebuah karya terhenti


Maka kemalasan semakin menjadi-jadi

Sebuah alasan, bahwa lebih baik tidak melakukan apa-apa

Namun dalam diri, menyimpan kebosanan yang menyakitkan

Maka tanpa disadari dimakan oleh sebuah kebiasaan


Kebiasaan hanya memandang

Tidak berani memanjat, mengambil resiko

Bahwa diri harus tergores dan sakit

Untuk mencapai seuatu yang menyenangkan


Mematikan kebosanan dalam diri

Namun hidup terus menerus bagai katak dalam tempurung

Bagai ikan puyu dalam toples dan berlumut

Terdiam, membisu, dan terpaku


Keluar dari kebodohan 

Yang tertanam dalam diri tidaklah mudah

Bahkan ia tanpa terasa sudah bertahun-tahun 

Ia membuahkan hasil yang mengerikan bagi diri


10. Bangkit dan Belum Terlambat

Sebuah realitas dan kegagalan, tidak akan dapat kita hindari

Namun sebuah masa akan datang, untuk memetik

Sebuah, waktu yang telah matang

Maka panjatlah pohon waktu itu!


Behenti melihat, kagum, dan memikirkan

Kamu memiliki kesempatan yang sama

Untuk sebuah panjatan

Sebuah goresan, merupakan guru yang baik

Renungan Puisi Motivasi Hidup Inspirasi Kehidupan Pribadi

11. Puisi Inspirasi (Bukan Meratapi)

Sahabat yang menyakitkan 

Ia datang bukan untuk menghancurkan

Menyakitkan karena tidak sesuai harapan

Dia seperti musuh yang mematikan


Ia memberi pukulan demi pukulan

Ku berteriak namun ia telah hadir

Bukan ini yang ku mau

Ini suatu kegilaan, mengapa?


Apa salahku, aku telah belajar

Untuk menjadi yang terbaik

Namun kau datang memusnahkan

Apa mau mu? Apakah kau sudah senang?


Ratapan demi ratapan 

Bukannya semakin nyaman

Malah semakin sakit

Apakah ini yang dinamakan kehidupan?


Kau kegagalan yang datang

Tanpa diundang

Hadir memberi sakit

Membuat ku tau 

Arti dari sebuah ratapan


Tetesan keringat seolah tak berarti

Bila kau menghampiri setiap manusia

Kau buat frustasi, apa mau mu?

Namun kau berbisik bahwa kau sebahat yang baik


Bukan ratapan tapi persahabatan

Kegagalan adalah sahabat baik

Ia ketulusan nyata, dalam kehidupan

Kegagalan memberikan pembalajaran


Meratapi kehidupan

Itu manusiawi

Menyadarkan diri

Bahwa sahabat sejati 

Dia, ya kegagalan


Dari sini, aku belajar

Bahwa bukan tentang apa 

yang ku lakukan

Tetapi tentang apa?

Yang menjadi responku


Jika sehabat baik itu

Ku benci 

Karena rasa sakit yang ia berikan

Selamanya aku hidup dalam kegelapan


Renungkanlah kawan!

Bahwa kegagalan tidak 

Untuk menjadi ratapan

Ia adalah harta berharga


Sewaktu waktu 

Ialah akan membuat kau terseyum

Darinya diri ini menjadi lebih kuat

Tahan banting, mengerjakan 

Dan bersyukur

Bukan keluhan

Inilah kehidupan 

Tidak seindah sebuah drama

Yang berujung pada bahagia selamanya


Tapi perjuangan dari sebuah 

Kejadian yang menyakitkan

Kesakitan ,enjadi sehabat karip

Untuk perjuangan berikutnya

Menerjang badai kehidupan


Sakit, lelah, dan tidak mampu

Merupakan keadaan yang baik jika disadari

Ketika mencapai waktu yang matang itu

Sudah dapat dipastikan bahwa tidak ada kepastian


Ini dunia bro, jangan mencoba mengendalikannya

Karena kita pasti akan hancur karenanya

Kamu punya hati dan logika

Maka kendalikan dua hal ini, dalam dirimu


Ketidakpastian adalah harapan

Harapan untuk semakin menjadi kuat

Kuat melihat realita ke depan yang sudah pasti, menyakitkan

Melihat kehidupan dari kacamata yang berbeda


Memandang segala hal, bukan dari sisi kebodohan

Namun melihat setiap kejadian dalam hidup

Maka oleh hal itu menemukan, hal baru yang baik

Setiap perjalanan, sadarilah bahwa itu sebuah anugerah

Maka hiduplah berguna sampai napas tidak berhembus lagi


12. Prioritaskan

Termangu dalam kekelaman dan kebingungan

Melangkah terus tanpa henti menentukan prioritas

Melakukan yang mampu ku lakukan, bukan kesalahan demi kesalahan

Perbaiki, berhenti beralasan, dan lakukan yang memang diprioritaskan


Sembari sendiri, ditengah sepi

Berpikir tanpa henti, menyelami imajinasi

Mengutamakan yang utama bukan hal yang mudah

Kesalahan demi kesalahan menghantam


Setiap hari yang dilalui, jika tanpa perubahan

Maka sangatlah sia-sia kehidupan ini

Kehidupan yang harus dimaknai

Perjalanan kehidupan, sampai akhirnya 

Menemukan kepuasan


13. Puisi Kehidupan Kasih

Hidup bertujuan untuk mengasihi

Saling mengasihi hingga akhir

Begitu banyak orang frustasi

Tidak menemukan yang harus dikasihi


Mahluk sosial, itulah manusia

Jika hidup bagi diri sendiri inilah penderitaan

Mengasihi bukab kewajiban dan tanggung jawab

Ia adalah kebutuhan jiwa

Jiwa yang selalu rindu untuk dikasihi dan mengasihi


Mengapa kasih dilalaikan?

Mengapa ia tidak dilakukan?

Apakah terlalu bodoh 

Sehingga mengasihi diri sendiri


Membunuh diri sendiri adalah mencintai diri secara berlebih

Kebutuhan sosial  yang tidak terpenuhi, tidak mengasihi

Akan begitu banyak orang yang takut mengasihi

Maka sadarlah, renungkanlah, lakukanlah kasihi sekitar hingga saatnya

Manikmati dari buah kasih yang telah ditabur


14. Budak kemalasan

Kau diam seolah tidak ada yang harus dikerjakan

Puisi kemalasan sangat cocok untukmu

Wahai manusia malas sejagat

Androit pandaimu membuatmu menjadi bodoh


Kau dikecohkan olehnya 

Sehingga semua tugasmu tidak kau lakukan

Sembari diam jari-jari bodoh

Tubuh yang lemas karena malas


Mata inging selalu terpejam

Seolah itulah tujuan hidupmu

Tujuan hidup namu mati

Diperbudak oleh kemalasan seumur hidup


Setiap dekit yang berharga menjadi 

Kesia-siaan belaka, jika ditegus kau lebih pandai menjawab

Makan segala hal yang tidak berguna

Otakmu menjadi tumpul


Namun dengan pandainya kau menyimpan ketumpulanmu itu

Setiap hembusan napasmu sangatlah percuma

Lalu kau mau apa?

Sampai kapan kau mau diperbudak?



Kau hidup dalam imajinasi belaka

Tanpa arah, dalam kehancuran yang akan segera datang

Bahkan sebenarnya, kau sudah hancur ketika berkeputusan untuk malas

Maka sadarilah hanya kau yang bisa membebaskan dirimu dari perbudakan itu


15. Takut Pada Bencana

Seolah ingin kiamat

Rasa takut yang menggetarkan

Seluruh tubuh merending

Katakutan tanpa arah


Takut untuk mendapatkan semua hal

Takut untuk hidup, dalam sebuah cita-cita

Takut terhadap bencana yang akan datang

Merasakan sakit seolah kesia-siaan


Tanpa disadari, bahwa semua itu adalah anugerah

Ketakutan yang hanyalah sebuah kebodohan

Tanpa disadari yang ditakutkan tidak tentu akan terjadi

Lebih baik bangkit dan berlelah namun melihat apa itu kehidupan


Setiap ketakutan, haruslah dilawan

Melihat sebuah harapan melalui perlawanan

Untuk sebuah kehidupan yang berarti

Bagi diri dan sekitar


16. Ke dapan yang panjang 

Menatap dengan tatapan biasa

Kehidupan yang harus kita jalani

Dipenuhi perjuangan biasa

Langkah kecil yang tidak terhenti


Bersama yang tidak terlihat berjuang

Bukan sebuah kebetulan namun suatu kenyataan

Untuk perjalanan panjangan yang ujung pada kematian

Maksud saya pada akhirnya semua kita mati


Kedepan sana tidak terlihat

Waktu yang akan datang sudah pasti datang

Namun logika dan hati hanya dapat berharap

Berharap yang baik terjadi


Tetapi sadarilah bahwa

Bahwa hal baik akan selalu diawali kesakitan

Sebuah pertarungan yang akan selalu memberi rasa sakit yang dalam

Namun jika kita sadari, itu semua melatih kita


Untuk sebuah kejadian dan pengharapan

Yang ada didepan sana

Menuju perjalanan Panjang

Tempuhlah dan lihatlah 

betapa kamu akan menemukan kebahagiaan

Renungan Puisi Motivasi Hidup Inspirasi Kehidupan Pribadi

17. Kekuatan dari mengulang

Perbuatan yang kecil diremehkan

Namun tanpa disadari itu adalah kehidupan

Setiap hari mengulang hal yang sama

Bangun tidur untuk tidur lagi


Hari ini menulis puisi besok menulis lagi

Mungkin rasa bosan bisa saja melanda

Hari ini membaca buku besok melakukan yang sama

Mengulang dan mengulang


Begitu sering pikiran manusia terjebak dalam negative

Lalu ingin kehidupan yang lebih besar

Tanpa ia sadari hal yang ia lihat besar di dari orang lain

Itulah kebosanan dalam diri orang tersebut


Terjebak dalam pemikiran yang luar biasa

Namun tidak realistis, karena terlalu ingin yang sempurna

Sadarilah apa yang kamu ulangi itulah kehidupan

Lakukan hal yang sama menuju kepuasan


Menemukan suatu yang disukai untuk dikerjakan

Selalu berjalan, bersama dengan hembusan napas

Memberikan arti, untuk sebuah kehidupan lain

Inspirasi didapatkan dari pengulangan


Pengulangan tanpa henti

Pengulangan untuk hal baik

Pengulangan yang merupakan kedisiplinan

Berjalan bersamaan dengan hati yang tenang

Dan pemikiran yang terus waras


18. Tidak Temukan Kesempurnaan

Kesia-kesiaan pencarian adalah mencari 

Sesuatu yang ideal menurut pemikiran diri

Menganggap pikiranku adalah kesempurnaan

Kesempurnaan untuk dicapai


Tanpa ia sadari tanpa belajar dan mencari

Maka pemikirannya yang sedemikian rupa 

Adalah kebohohan belaka

Mungkin puisi ini kasar

Namun sadarlah bahwa dirimu adalah segumpal debu


Yang biasa dan kecil namun itu sebenarnya berharga

Sebuah kesempuraan sejati, dalam hidup

Adalah hal-hal remeh yang tidak dipandang

Kesempurnaan adalah realitas kehidupan


Buka drama yang ada diacara gamber bergerak

Yang membawa imajinasimu kepada kebodohan

Setiap hal yang terjadi ada alasan

Untuk sebuah kesempurnaan yang sesungguhnya

Namun ini realitas bukan imajinasimu


19. Suara Kecil yang Harus Dituruti

Dia datang suara itu

Memberikan pengertian 

Namun anging berhembus

Begitulah manusia mengabaikannya


Berpura-pura tidak mengerti 

Tidak tahu, hidup dipenuhi alasan

Alasan yang menggiring kepada kehancuran 


Kehudupan tidak berguna

Kehidupan yang tanpa arah 

Berjalan bagaikan sebuah daun 

Duan kering yang terkena sedikit api akan terbakar


Suara kecil itu adalah jenis kehidupan yang lain

Kehidupan yang berguna

Suara yang memberikan pengertian baru

Untuk bangkit dan lengakah 

Berjalan menuju sebuah kehidupan baru


Kehidupan tanpa kemalasan

Tanpa keluhan

Namun menuruti suara itu

Suara hati yang membawamu kepada kebiasaan baik


Kebiasaan mendidik diri untuk selalu berjalan

Berjalan dan berkarya

Diri yang memaksakan hidup

Untuk selalu mendengar didikan


Hidup terdidik bagi kebiakan diri

Kebiakan orang lain

Dan terpenting kepuasan tanpa kebosanan

Dimulai dari menuruti suara kecil yang baik itu


20. Maju Tanpa Ragu Dan Terima

Jika dipikir lebih baik dan matang

Semua keputusan adalah kesakitan

Tidak ada satupun keputusan

Yang tidak menghasilkan rasa sakit


Semua itu hanya memberikan resiko

Bahkan ketika sebuah keputusan untuk diam

Dengan aman di dalam rumah

Hal itu akan merusak jiwa, menghancurkan batin


Tekanan demi tekanan akan hadir

Kobodohan menjelma menjadi sesuatu yang sangat logis

Memberikan kehancuran dalam sebuah mimpi

Mari maju tanpa melihat dan siap menerima


Segala hal yang diragukan adalah sia-sia

Namun keberanian menerima setiap resiko 

Merupakan sebuah perjalanan yang sangat menyenangkan

Menuju bukut keindahan

Hijaunya air laut, angin sepoi, dan suara ombak yang menenangkan


Maka mari beranikan diri

Berhenti beralasan

Temukam dan jalanilah 

Segala hal yang penting dan indah


Maka kebosanan dalam diri pasti pergi

Yang menjadi gayamu adalah melakukan tanpa ragu

Siap menerima semua kesakitan

Tanpa permisi menerobos suatu halangan

Pukulan dan tamparan tanpa ragu haruslah dirterima


Mungkin harus sesekali berteriak tak apa

Namun langkah setelah teriakkan sangatlah penting

Itu yang akan menentukan kekuatan nantinya

Karena tekanan didepan sana masih sangatlah banyak


Tanpa ragu menerjang, merobohkan, dan teruslah menjadi penghancur tantangan 


21. Setiap Keputusan

Gelapnya malam, tanpa bintang, dan tanpa kunang-kunang

Benar hitam pekat, tanpa ada yang tahu

Apa yang ada didepannya?

Sebuah keputusan adalah kegelapan


Bersiaplah untuk sebuah tabrakan

Yang memberikanmu kehancuran

Tambrakan yang akan memberikanmu sakit 

Sakit yang luar biasa


Bahkan keputusan itu dapat

Membuat semuanya serba salah

Ini semua karena gelap

Kehati-hatian, setiap keputusan haruslah 

Dipertimbangkan dan siap menerima setiap resiko


Siap untuk menikmati rasa sakit

Siap untuk marasakan pukulan

Jadi tidak ada keputusan tanpa rasa sakit

Semuanya adalah kesakitan

Namun siapkan hati, pikiran sehat menerima


Hingga sebuah keputusan mendapatkan buah matang

Matang untuk dinikmati

Dinikmati bersama, diawali sekakitan

Diakhiri dengan kecerdikan dan kenikmatan sebuah keputusan


22. Lembaran yang Usang

Inilah aku sebuah keusangan di sampahkan

Tidak berguna bagi sesama

Setiap detik tidak berharga

Serasa usang dimakan zaman


Maka marilah perbaharui diri, lakukan yang berguna

Untuk sebuah harapan baru melihat setiap masa depan

Lembaran yang baru, akan selalu usang

Namun jika mau diperbaharui

Bukanlah kemustahilan


Banyak persoalan dalam hidup

Selalu saja merusak dan meninggalkan luka

Namun setiap hal yang besar, dan benar

Terjadi setelahnya, akan hadir membuat hati bahagia


23. Gairah Yang Harus Hidup

Terbiasa dengan kata semangat 

Sangatlah membosankan

Jika tanpa gairah, hidup dipenuhi karat

Karat yang merusak


Gairah kehidupan haruslah dibangkitkan

Menjadi suatu pemahaman baru

Menuju sebuah pencapaian

Perlu adanya gesekan keras untuk menghancurkan

Karat dalam dalam diri


Akan selalu sakit dan berdarah-darah

Namun tahukah kamu

Itu adalah tindakan terbaik untuk sebuah pencapaian sempurna

Maka selamat menikmati semua puisi.


Baca Juga: Puisi Cinta Untuk Suami, Istri, dan Pacara

PENUTUP

Selamat menikmati setiap puisi Renungan Puisi Motivasi Hidup Inspirasi Kehidupan Pribadi, yang tentunya mampu membawa Anda ke dalam kehidupan yang terus berproses dalam setiap langkah yang lebih baik dan teratur untuk mencapai cita-kita kehidupan.

Baca Juga: 

Salam saya, yang akan terus menulis puisi untuk Anda nikmati dan baca setiap saat.

Posting Komentar untuk "Renungan Puisi Motivasi Hidup Inspirasi Kehidupan Pribadi"