Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menjadi Pribadi yang Lebih Baik dan dewasa

takaksehat.com_Banyak hal yang harus dipikirkan ketika saya sudah mulai dewasa. Terutama dalam hal sikap yang dapat dilihat. Yang penting juga, sikap saya yang ada di dalam diri saya. Maka melalui artikel ini saya membentuk 3 poin tentang bagaimana Cara Menjadi Pribadi yang Lebih Baik dan dewasa.

Saya membangun konsep ini, dari kata malas, malas untuk melakukan hal-hal negatif yang merusak sikap dari diri sendiri sehingga kita mampu menjadi pribadi yang lebih baik dan dewasa dari hari ke hari.

Malas merupakan sifat yang sangat tidak di sukai banyak orang sih pemalaspun membenci sifat orang lain yang malas. Bahkan saya sendiri terkadang membenci diri saya ketika saya mendapati. Diri sendiri sedang malas-malasan. 

Kali ini ada kemalasan yang justru saya anjurkan kepada Anda dan diri saya sendiri. Saya baru saja membaca satu artikel di kaskus.co.id dan tulisan kali ini terinspirasi dari artikel tersebut.

Saya harap tulisan ini dapat menginspirasikan kehidupan Anda, apa saja itu, apakah Anda penasaran. Namun sebelum saya jelaskan tentang malas seperti apa saja yang harus ada dalam diri kita. Intro dulu (hehehhehehe).

Hidup dalam kemalasan memang akan selalu memberikan dampak negatif bagi diri sendiri dan orang disekitar kita. kemalasan akan selalu berbuahkan kemiskinan. Sungguh menyedihkan bagi kamu yang suka malas-malasan. Hiduplah rajin kawan jangan malas. Mari kita produktif setiap hari.

Berikut kemalasan yang harus ada dalam diri setiap kita agar Menjadi Pribadi yang Lebih Baik dan dewasa, tetap stay to artikel (hehehehe).

Cara Menjadi Pribadi yang Lebih Baik dan dewasa

1. Menjadi pribadi lebih baik dengan cara malas untuk membuang waktu

Saya adalah salah satu mahluk yang begitu sering membuang waktu, namun mari kali ini bersama saya, sih manusia yang sering gagal dan lebih sering membuang waktu namun terus  berjuang untuk setiap waktu yang diberikan dapat bermanfaat.

Sahabat, mari bersama manfaatkan waktu, dan jadilah pemalas yang selalu malas untuk  membuang waktu. Dalam arti, waktu yang hanya Anda pakai untuk melihat status di IG, FB, dan sejenisnya yang benar-benar tidak bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. 

Bangunlah lakukan sesuatu, karena saya suka baca jadi saya anjurkan Anda untuk membaca buku. Mulailah menulis, dan jika Anda mempunyai pekarangan rumah yang luas. Tanamlah bunga dan tanaman lainnya. Inilah waktu yang tidak terbuang sia-sia.

Gunakan waktu untuk berpikir, apa yang harus aku lakukan dan itu berguna bagi masa kini dan masa dapan. Jika Anda manusia yang mempercayai Tuhan, berdoalah. Minta kepada-Nya Sang pemilik kehidupan untuk menunjukan untuk apa Anda hidup. 

Setiap waktu sangatlah berharga, ketika saya memikirkan dan merenungkan begitu banyak waktu yang saya buang sia-sia, ada penyesalan dalam diri, tapi apalah daya. Yang saya tahu saya dapat mengabuh waktu sekarang dan masa yang akan datang sehingga pada umur 30th nanti saya berterimakasih pada umur saya yang 22th sekarang.

2. Menjadi pribadi lebih baik dengan cara malas untuk membicarkan orang Lain

Dalam hal ini, bukan membicarakan orang lain untuk belajar dari pribadi tersebut, agar diri lebih berkembang. Namun sebaliknya, jika saya bahasakan dengan bahasa sehari-hari maka inilah yang dinamakan gosip. 

Ketika kita membicarakan kejelekan orang lain, dalam diri kita akan selalu hadir perasaan bahwa diri kita yang terbaik. Hal ini begitu berbahaya akan selalu menghambat berkembangan diri untuk semakin berguna, dan semakin kreatif. 

Ketika diri merasa lebih baik, dari seseorang yang Anda bicarakan. Anda akan sulit untuk mau belajar, karena diri saya sudah lebih baik dari dia. Inilah yang pikiran Anda bicarakan. Maka mari kita bersama mengoreksi diri dan teruslah belajar dari setiap kejadian dan semakin hari semakin berkembang.

3. Menjadi pribadi lebih baik dengan cara malas untuk membandingkan diri dengan orang lain

Membandingkan diri ada seninya, ketika saya merenungkan subjudul artikel ini, saya mendapatkan inspirasi untuk menulis artikel berikutnya. (Sekedar memberitahukan)

Hal yang tidak baik dalam diri kita dan akan sengatlah melemahkan diri adalah ketika kita rajin membandingkan diri dengan orang lain.

Kesalahan terbesar ini menjadikan diri kita minder dan terlalu memandang rendah diri sendiri dan melihat kelebihan orang lain secara berlebihan. Pada akhirnya kita takut untuk bertindak. Karena merasa tidak tahu, tidak bisa, dan paling penting merasa rendah diri.

Jadi perhatikanlah orang yang di mana diri kita sedang membandingkan diri dengan dia, dia sama seperti kita, pada dasarnya. Dia penuh kekurangan, dia juga terkadang merasakan rasa takut. Bukan hanya sekedar berhenti memandingkan diri sendiri dengan diri orang lain. Tetapi mari dalam ketidakbisaan kita, kita memacu diri untuk belajar. 

Kesalahan terbesar saya pada masa SMP, SMK, ketika saya melihat orang yang lebih bisa dan lebih keren dari pada saya sehingga saya merasa rendah diri. Tanpa saya sadari kekuatan terbesar yang ada dalam diri semua orang adalah etika ia mau terus belajar.

Maka ketika kita menyadari bahwa belajar adalah kekuatan terbesar yang ada dalam diri kita, kita akan berhenti atau menjadi malas untuk memandingkan diri dengan orang lain tetapi menjadi rajin untuk mengembangkan diri bukan lagi rajin untuk merasa bahwa orang lain lebih hebat dari kita dan diri kita tidak bisa apa-apa. 

Maka teruslah belajar sahabatku yang begitu rajin berkunjung ke blog saya ini.

Salam Saya

Jika Anda perhatikan setiap tulisan saya, selalu berujung pada hal yang kita sebagai orang Indonesia kurang ditekankan terutama di lingkungan saya pada masa kecil. Yaitu belajar, belajar seperti apa? Akan saya bahas pada artikel-artikel lainnya.

Baca Juga:

Maka mari kita menjadi pemalas-pemalas yang bermanfaat bagi perkembangan diri menjadi lebih baik dari hari ke hari. Teruslah belajar, pikirkan, dan lakukan apa yang harus Anda pelajari.

Posting Komentar untuk "Cara Menjadi Pribadi yang Lebih Baik dan dewasa"