Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Format Flashdisk dengan Mudah

Cara format flashdisk biasanya akan dilakukan karena beberapa alasan, misalnya saja rusak, kebanyakan virus dan memori sudah penuh. Oleh sebab itu, bagi para pengguna komponen satu ini perlu mengetahui langkah mudahnya, umumnya terhubung dengan PC para pengguna.

Beberapa Cara Format Flashdisk

Apabila Anda pernah meminjam flashdisk dari OS Linux, kemungkinan telah diformat ke ext2 atau ext3 untuk menyesuaikan dengan sistemnya. Oleh sebab itu jika dialihkan pada windows maka akan terdapat beberapa kendala, karena keduanya memiliki perbedaan signifikan. Berikut cara mengubah:

Cara Format Flashdisk dengan Mudah

1. Cara Format Flashdisk Disk Management

Proses ini dapat digunakan untuk membangun kembali tabel file system dan menghapus seluruh isinya. Oleh sebab itu, pastikan data yang penting sudah Anda pindahkan ke PC supaya tetap aman terutama file penting kantor atau tuga sekolah. 

Format Flashdisk:

Saat flashdisk mengalami kerusakan sebaiknya segera lakukan perbaikan, kemungkinan terjadi masalah pada software atau hardwarenya. Poin paling penting yang perlu dicatat adalah memformatnya. Kemungkinan hal ini terjadi karena beberapa alasan.

  • Buka menu start.
  • Cari disk management.
  • Klik kanan pada removable USB, kemudian pilih format.
  • Pilih volume label dan ketikkan nama flashdisk Anda.
  • Klik NTFS pada file system.
  • Pilih default pada menu allocation unit size.
  • Centang pada pemberitahuan perform a quick format.
  • Pilih opsi aktifkan file dan kompresi folder.
  • Klik OK.
  • Proses selesai.

Membersihkan dan Format  Flashdisk

proses pembersihan flashdisk sendiri sangat perlu Anda lakukan, sebab agara dapat menjaganya tetap memiliki kinerja optimal. hal paling penting adalah, sebaiknya saat akan menghubungkan dengan PC maka lakukan scanning terlebih dahulu, ole karena itu sebaiknya perhatikan ulasannya:

  • Buka menu start.
  • Cari disk management.
  • Klik kanan pada removable USB.
  • Pilih opsi delete volume.
  • Klik tombol
  • Klik kanan pada menu unallocated.
  • Pilih opsi new simple volume.
  • Klik
  • Pilih next sekali lagi.
  • Klik assigned the following drive letter.
  • Gunakan menu dropdown untuk memilih drive letter.
  • Klik next.
  • Pilih format this volume with the following settings.
  • Klik file system, kemudian pilih NTFS.
  • Pilih allocation unit size dan klik default.
  • Klik volume label dan ketik nama drive.
  • Centang pada perform a quick format.
  • Klik next, kemudian pilih finish.
  • Proses selesai.

Setelah prosesnya selesai hal yang utama harus Anda lakukan yaitu mengeceknya secara mendetail. Gunakan proses demikian juga, apabila hasilnya masih sama. Sebaliknya jika sudah berhasil, maka hindari penyebabnya.

2. Cara Format Flashdisk File Explorer

Memformat flashdisk dapat Anda lakukan dengan berapa cara, salah satunya adalah Flashdisk File Explorer. Langkah-langkahnya sendiri cukup mudah, sehingga para pengguna tidak perlu khawatir terkait hal tersebut, berikut ini ulasannya:

  • Buka file explorer.
  • Klik this PC dari panel kiri.
  • Klik kanan flash drive dan pilih opsi format.
  • Pilih file system dan klik opsi NTFS Tips.
  • Klik default pada menu Allocation unit size.
  • Isi label volume.
  • Pilih quick format.
  • Klik start, kemudian pilih yes.
  • Proses selesai

Beberapa Penyebab Flashdisk Minta Diformat

Ada Beberapa kondisi flashdisk yang membuat Anda harus melakukan format, hal ini bertujuan agar dapat difungsikan kembali dengan lancar dan tanpa hambatan. Jika masalah tersebut tidak segera tertangani maka dapat mengakibatkan beberapa gangguan, berikut ulasannya:

1. Prose Pemindahan File Terganggu

Masalah ini bisa mengakibatkan flashdisk menjadi terganggu, tanda-tanda nya adalah saat transfer tidak dapat berlangsung bahkan akan menolak. Hal ini dapat memicu hilangnya data atau membuat file menjadi corrupt, untuk itu perlu mendapatkan penanganan secepatnya.

2. Terkena Virus

Virus menjadi salah satu masalah yang perlu penanganan serius, flashdisk Anda bisa terinfeksi setelah menggunakan perangkat umum maupun terkena saat browsing. Sebaiknya disegerakan untuk menghilangkannya, karena berakibat memutus sistem secara permanen.

3. File yang Tidak Dikenal

Salah satu penyebab dari flashdisk harus Anda format, karena memiliki pengaturan sistem yang tidak terdeteksi di PC. Hal paling penting, saat itu terjadi sebaiknya segera lakukan penanganan agar hasilnya bisa maksimal.

4. Kerusakan Hardware

Hardware yang bermasalah seringkali menjadi penyebab terjadinya flashdisk tidak terbaca, sedangkan kebutuhan menekan untuk selalu cepat. Oleh sebab itu, penting mencari penyebabnya dan lanjut melakukan format hasilya cepat terlihat.

5. Pengolahan File Error

Hindari proses pengolahan file baik menyimpan, menyalin, atau memindahkan terjadi gangguan. Hal terpenting yang perlu Anda perhatikan adalah akibatnya, oleh karena itu tentu saja hasilnya bisa merusak flashdisk. Jadi segerakan melakukan penanganan.

Baca Juga : Cara memunculkan file yang hilang di  flashdisk

Demikian penjelasan mengenai cara format flashdisk yang perlu Anda ketahui serta praktekkan dengan mudah. pastikan membersihkannya dari akar-akarnya untuk meminimalisir kesalahan fatal terutama saat terinfeksi virus berbahaya baik dari PC pribadi, wifi umum, atau komputer warnet.