Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Berikut Cara Menghadapi Kegagalan Dalam Hidup

Kegagalan akan selalu menghampiri, terutama ketika kita sudah mulai melakukan hal-hal yang positif. tetapi cara untuk menghadapi kegagalan. merupakan seni, maka dari itu saya menuliskan artikel ini untuk berbagi kepada Anda. Bagaimana saya secara pribadi menghadapi kegagalan dalam hidup.

Berada pada titik terendah dalam hidup memang akan hadir, ketika kita sudah mencoba dan melakuakan yang terbaik. Justru seolah-olah perjuangan itu malah menghianati kita, hal ini akan membuat pikiran kita kacau bahkan merasa diri kita sangatlah tidak berguna.

Setiap kita pasti pernah merasakan perasaan ini, kegagalan yang harus dihadapi. Setiap kita akan merasa sangat tidak berguna ketika kita gagal. Ketika apa yang kita lakukan dengan baik, dengan sekuat tenaga, memberikan pikiran kita, hati kita, bahkan uang kita untuk suatu bidang. Dengan harapan kita akan berhasil namun semua itu sia-sia. perasaan yang menyatakan diri tidak bergunapun muncul.

Bukan tentang kegagalannya yang akan membuat kita frustasi, tapi tentang diri sendiri yang menuduh diri sendiri tidak berguna. Saya pernah mengalami hal ini, bahkan seringkali saya merasakannya. Maka kali ini saya inging berbagi tips bagaimana mengatasi perasaan ini, perasaan yang justru tidak membuat kita bangkit, justru semakin memperburuk suasana.

Maka inilah 3 tips sederhana dari saya yang harus kita lakukan ketika Menghadapi Kegagalan Dalam Hidup. Saya akan membagikan tips ini sesuai pengalaman saya, sesuai seperti apa yang saya lakukan, pikirkan dan rasakan.

https://www.takaksehat.com/2021/01/cara-mendapatkan-pacar-dengan-mudah.html

Berikut Cara Menghadapi Kegagalan Dalam Hidup

1. Beristirahat bisa juga berolah raga agar dapat berpikir lebih jernih 

Pikiran kita akan seperti digilas oleh batu yang besar, pikiran kita akan sangat kacau. Dalam kegagalan kita tidak akan bisa berpikir positif, semakin berpikir positif akan semakin kacau. Dihadapan kita ada realita yang sedang menunjuk kepada kita dengan kelima jarinya. Dan menyatakan kita sedang gagal.

Otak yang pastinya sangat lelah, ketika pikiran lelah. Maka akan sangat sulit untuk bisa berpikir jernih. Pada saat inilah waktu yang sangat tepat bagi diri kita untuk berdiam diri, merenung tetapi juga waktunya untuk tidak memikirkan atau beristirahat. Tidur, otak yang lelah sangat baik jika Anda paksa tidur. Mungkin awal-awalnya akan sangat sulit.

Tetapi pada momen tertentu Anda akan tertidur lelap, saya pernah mengalami hal ini, saya pernah merasa sangat gagal, saya pernah mengulang suatu pekerjaan dari awal karena kesalahan. Dan cara terbaik adalah beristirahat.

Jika tidak mau tidur, maka berolahraga, karena biasanya jika banyak berpikir yang tidak baik. Kita akan sulit tidur meskipun otak kita sangat lelah. Maka buatlah juga tubuh kita lelah. Olahraga sangat bermanfaat, terutama dalam hal membuat Anda tertidur. Yaitu membuat tidur seperti bayi dalam kedamian tanpa memikirkan apa yang harus dikerjakan.

Cobalah keluarkan keringat Anda, mungkin bisa dengan lari jarak jauh, bisa juga lompat-lompat di tempat, banyaklah gerakan olahraga yang dapat Anda lakukan ketika di rumah, ketika pikiran membawa Anda pada diri Anda yang tidak berharga. Selamat mencoba.

2. Mulailah untuk kembali belajar sebagai langkah awal untuk bangkit

Jika Anda merasa sudah cukup beristirahat, sekarang bukan waktunya bermalas-malasan. Waktunya untuk kembali berjuang. Memulai apa yang sudah membuat Anda merasa sangat rendah diri karena  gagal.

Saya tidak mengerti kegagalan apa yang sedang Anda alami sekarang, tapi ketika Anda sudah beristirahat sekarang bukan waktunya untuk meratapi nasip. Bukan waktunya untuk menjadi cengeng dan lemah. 

Waktunya bangkit, langkah awal mulailah belajar, bacalah buku, maknailah kejadian yang baru saja membuat Anda rendah diri. Angkatlah batu yang sedang menggilas pikiran Anda. Sekarang waktunya untuk memperbaiki pikiran dengan cara belajar dan memaknai.

Isi otak Anda dengan pengetahuan dan makna kehidupan. Karena untuk itulah otak kita ada pada diri kita saat sekarang ini, ia sangat istimewa. Jika kita salah mengisi otak kita, maka akan menghasilkan perbuatan yang tentunya akan sangat merugikan.

Jika kita mampu mengisi otak kita dengan kepandaian, dengan pemikiran yang kritis, dengan pemikiran yang logis dan pemikiran yang tenang untuk berusaha menangkap setiap kejadian sebagai sebuah peluang untuk kehidupan yang berkembang. Maka kita adalah pemenang. Menang melawan diri sendiri yang merasa sangat tidak berguna. Semua itu bisa kita mulai lagi dengan belajar.

3. Temukan kekuatan sehingga mampu memulai dari awal

Saya akan membagikan poin ini menjadi poin yang baru. Karena menurut saya poin ke 3 ini merupakan hal yang sangat penting. Bukan hanya pengetahuan yang harus kita miliki untuk bangkit dari keterpurukan. Tetapi juga kekuatan untuk tidak menjadi malas karena ke gagalan yang sudah menggilas kita.

Kekuatan dapat kita dapatkan ketika kita:

Mengakui kalau kita gagal

Menerima kegagalan adalah langkah awal untuk memiliki kekuatan baru agar mampu beristirahat dan terus belajar dari kegagalan. Maka jangan sampai kita terlarut-larut hidup dalam hati yang tidak bisa menerima kegagalan.

Yes saya akui kegagalan yang menjadikan kita sangat merasa tidak berguna adalah hal yang ingin membuat kita berteriak, sekencang-kencangnya. Namun ketika kita sadar dan sudah menerima kegagalan, telah menjadi sejarah dalam hidup kita, telah hadir dan berlabuh di dalam kehidupan. Mengganggu kenyamana pikiran dan perasaan.

Maka kita bisa mengerti bahwa kegagalan sebenarnya bukan lawan melainkan bagian dari kehidupan dan saya beri istilah lain, Anda bisa membacanya pada poin berikutnya.

Sadar gagal adalah sahabat

Maka ketika kita mengakui kegagalan, rasa sakit olehnya, perasaan yang campur aduk olehnya, dan ia akan tetap ada dan datang di lain waktu. Hal ini saharusnya menyadarkan kita bahwa ia sebenarnya sahabat yang memberikan kita kekuatan untuk dapat melihat kehidupan secara terbuka dan bermakna.

Rasa sakit, rasa bingung, rasa kesal, pikiran yang lelah, dan segala hal yang ditimbulkan karena kegagalan adalah didikan, yaa ia sahabat yang mendidik kita agar mampu mengenal dunia, agar bisa melihat apa itu perjuangan dan mampu menghargai setiap kesempatan dan perjuangan orang lain juga.

Ketika kita tidak dapat menerinya sebagai sahabat, selamanya makna yang ia tunjukan kepada kita akan lenyap. Tetapi ketika kita sadar akan persahabat yang setia dari kegagalan maka kita akan mendapatkan kekuatan untuk membenah yang telah rusak sehingga lebih baik.

Mengoreksi tujuan sebuah perjuangan

Ketika mulai melakukan sesuatu yang bermanfaat seringkali kita menjadi orang yang egois, kita menjadi orang yang lebih mementingkan diri sendiri. Sehingga kita seringkali melupakan orang-orang terdekat kita, mereka adalah orang-orang yang mengasihi kita dan kitapun mengasihi mereka. Namun tidak jarang kita malah mengabaikan mereka.

Maka saat Anda berdiam diri, merenungkan semua hal yang terjadi. Temukan untuk apa Anda berjuang, apakah hanya keegoisan semata atau agar hidup Anda benar-benar dapat bermakna bagi sesama Anda.

Satu hal yang saya pelajari dari tujuan hidup saya, ketika saya memusatkan diri saya pada kemauan saya, pada kebahagiaan saya, dan segala hal yang berpusat pada diri saya (saya egois). Maka disanalah saya akan menemukan sesuatu kegagalan yang pasti. Saya tidak memiliki kekuatan untuk berjuang. Karena kehidupan yang terlalu angkuh dan tidak memiliki tujuan bagi orang yang saya kasihi.

Kita manusia adalah mahluk sosial, jika kebutuhan sosial kita, salah satunya bagaimana kehidupan kita dapat berguna bagi sesama. Dan jika perjuangan kita kini bukan lagi agar kita bisa ini dan itu. tapi agar orang di sekitar kita bisa mendapatkan kebahagiaan dengan hadirnya diri kita, maka akan selalu ada kekuatan baru untuk bangkit dan kembali bekerja, melakukan hal yang positif.

Sangatlah menyakitkan ketika kita harus melangkah tetapi tidak ada orang yang dapat kita sayangi, tidak ada kampung halaman yang dapat kita bangun. Tidak ada saudara kita yang dapat menjadi kebanggaan kita. Maka sebenarnya apa yang kita lakukan adalah untuk mereka semua. Jadikan kebaikan sebagai dasar dari setiap perjuangan. Bermakna bagi sesama.

Memiliki rekan yang mengerti

Salah satu cara terbaik ketika kita ditimpa masalah adalah bercerita pada orang yang dapat kita percayai. Ketika semua perasaan kita yang kacau dapat kita ungkapkan. Maka akan selalu ada rasa lega. Meskipun tidak semua orang mampu melakukan hal yang satu ini.

Sebenarnya poin ini sangat berhubungan erat dengan bagaimana diri kita sebenarnya adalah mahluk sosial. Maka kita sangat membutuhkan rekan. 

Hal yang tidak kalah penting jika Anda tidak mampu untuk cerita pada rekan ada rekan yang akan selalu mengerti Anda yaitu Tuhan, cobalah untuk menulis dan berdoa. Minta kekuatan dari Tuhan agar Anda mampu melewati setiap tantangan dan rasa gagal yang sangatlah dalam.

Ketika kita  dapat mengungkapkan isi hati kita akan ada kekuatan baru bagi diri kita, seperti beban yang dilepaskan dari diri kita.

Baca Juga

Ketika kita berdoa dan berharap pada Tuhan. Maka saya sangatlah percaya Tuhan akan memberikan kita kekuatan baru, pengertian baru, dan hikmat untuk memaknai kehidupan kita.

Salam perpisahan dari penulis

Maka sekian tips cara menghadapi kegagalan dalam hidup, dari saya yang juga pernah saya lakukan dan teman-teman saya lakukan ketika saya bertanya pada mereka apa yang akan mereka lakukan ketika gagal dan merasa diri tidak berguna. 

Salam hangat dari penulis sekses dan semangat terus pembaca.