Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sejarah, Pengertian, dan Ranah Umum Psikologi Industri dan Organisasi

Psikologi merupakan sebuah kajian ilmu yang mempelajari perilaku manusia dengan alam sekitarnya. Ruang lingkup ilmu psikologi pun cukup luas, sehingga terdapat beberapa cabang kajian ilmu psikologi. Salah satu contoh cabang kajian ilmunya yaitu psikologi industri dan organisasi. Seperti namanya, cabang ilmu ini beruguna untuk kepentingan industri dan organisasi. 

Namun, bagaimana pengertian lengkapnya? Bagaimana pula sejarah munculnya cabang ilmu ini? Apa sajakah ranah umumnya? Nah, jika Anda ingin mengetahui hal-hal tersebut, mari langsung saja simak penjelasannya di bawah ini. 

Sejarah, Pengertian, dan Ranah Umum Psikologi Industri dan Organisasi

1. Pengertian Psikologi Industri dan Organisasi

Psikologi industri/organisasi (I/O) adalah salah satu cabang ilmu dari ilmu psikologi. Cabang ilmu ini menerapkan prinsip-prinsip ilmu psikologi yang ada pada lingkungan kerja. Ilmu psikologi industri/organisasi ini tentu bermanfaat dalam dunia kerja, khususnya untuk meningkatkan kerja karyawan dan industri atau organisasi itu sendiri dengan menggunakan pengetahuan mengenai perilaku manusia. 

Baca Juga: Pengertian rangkum buku

Psikologi I/O ini memiliki perbedaan dengan cabang ilmu psikologi yang lain. Perbedaannya yaitu terletak pada penerapan teori psikologi. Sebagai contoh, teori behaviorisme pada cabang ilmu psikologi I/O berguna untuk pelatihan dan penguatan program kerja. Sedangkan, pada psikologi perkembangan misalnya, teori ini berguna untuk menilai perkembangan dalam perolehan bahasa dan stimulus manusia. 

2. Sejarah Psikologi Industri dan Organisasi

Awal tahun 1900an adalah pertama kali munculnya psikologi industri dan organisasi. Cabang ilmu ini pun mengalami perkembangan yang sangat pesat pada masa Perang Dunia I. Hal ini karena ilmu psikologi industri/organisasi dibutuhkan untuk menyeleksi para tentara di PD I tersebut. 

Para psikolog di bidang industri dan organsisasi melakukan tes kepada tentara yang mengikuti proses perekrutan. Tes yang harus tentara kerjakan adalah Army Alpha dan Army Beta. Army Alpha adalah tes khusus calon tentara yang mampu membaca. Sebaliknya, tes Army Beta adalah tes untuk calon tentara yang tidak bisa membaca. Tujuan dari tes ini yaitu agar para psikolog dapat menempatkan calon tentara di posisi yang tepat.

Selanjutnya, pada tahun 1930, ada seorang ilmuwan psikologi bernama Hawthorne. Ia mengembangkan sebuah studi yang fokus terhadap faktor lingkungan pekerjaan yang berpengaruh terhadap kerja karyawan. Hasilnya karyawan menunjukkan kinerja yang produktif karena mereka sadar bahwa ada yang mengawasi. Hal ini pun dikenal sebagai Hawthorne Effect. 

Psikologi industri dan organisasi ini pun terus berkembang seiring berkembangnya perekonomian dan teknologi. Peraturan dari industri dan organisasi itu pun juga terus berkembang demi kebutuhan karyawan dan perusahaan. Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak tentang sejarah yang lebih rinci, Anda dapat membacanya di jurnal psikologi industri dan organisasi yang dapat Anda download melalui internet.

3. Ranah Umum Psikologi Industri dan Organisasi

Kajian ilmu dari psikologi I/O memiliki dua ranah umum. Pertama, ranah dari kajian ini yaitu perilaku dari industri/organisasi dan manajemen SDM nya. Kedua, ranah umum dari kajian ini yaitu mempelajari perilaku individu, organisasi, dan suatu kelompok. 

Terdapat pula dua macam pendekatan yaitu pendekatan industrial dan pendekatan organisasi. Pendekatan industrial fokus kepada kompetensi yang dibutuhkan oleh sebuah pekerjaan serta meningkatkan kinerja karyawan. Contoh penerapannya seperti analisa jabatan, perekrutan karyawan, menentukan gaji karyawan, dan evaluasi kerja. 

Baca Juga: Memahami kata baku dan tidak baku

Sedangkan, pendekatan organisasi yaitu fokus terhadap struktur organisasi, lingkungan kerja, budaya organisasi, dan kenyamanan karyawan. Contoh penerapannya yaitu tentang kepemimpinan, konflik organisasi, motivasi kerja, kepuasan kerja, design tempat kerja, dan lain sebagainya. 

Jika Anda tertarik untuk mempelajari lebih dalam mengenai psikologi industri dan organisasi ini, Anda dapat membaca materi psikologi industri dan organisasi di beberapa laman resmi universitas yang ada di Indonesia. Anda juga dapat membaca informasi lebih lanjut di jurnal-jurnal yang telah tersedia secara online. Sekian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga ulasan di atas bermanfaat, ya.