Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jenis Plafon Rumah Yang Biasa Dipakai


takaksehat.com - Plafon rumah sederhana tp elegan tentunya banyak digunakan saat ini, dimana terdapat banyak jenis plafon saat ini. 

Hal ini tentunya menjadikan plafon tidak hanya digunakan karena manfaatnya saja, namun kini plafon juga dapat digunakan sebagai dekorasi ruangan, karena umumnya orang menggunakan plafon karena untuk menjaga kondisi suhu dalam ruangan tetapi juga dapat membuat suasana. di dalam ruangan yang indah.

Oleh karena itu Anda tidak bisa meremehkan pilihan plafon yang mana hal ini sangat penting, apalagi dengan adanya plafon maka suhu dalam ruangan tidak akan mudah panas. 

Maka dari itu, Anda tidak bisa sembarangan memilih plafon, apalagi kini ada beberapa jenis plafon yang bisa Anda pilih dan sesuaikan dengan tema ruangan yang akan Anda bentuk. 

Tentunya setiap jenis plafon menggunakan bahan yang berbeda-beda serta memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, oleh karena itu dengan mengetahui hal tersebut anda bisa mendapatkan plafon yang tepat untuk rumah anda.

Jenis Plafon Rumah Yang Biasa Dipakai

1. Plafon triplek 

Plafon Triplek merupakan salah satu jenis plafon rumah yang banyak digunakan, hal ini dikarenakan triplek merupakan salah satu material yang paling banyak digunakan, termasuk untuk plafon. 

Triplek digemari karena material plafon ini sangat mudah dalam proses pemasangannya, apalagi triplek merupakan salah satu material yang mudah ditemukan dan harganya juga murah. 

Hal ini tentunya membuat plafon ini sangat bersahabat dengan kantong, jadi jika anda berniat mencari plafon dengan harga yang terjangkau maka anda bisa menggunakan plafon jenis ini. 

Baca Juga: Teknologi terinspirasi dari jaringan tumbuhan

Apalagi dalam membangun rumah akan banyak dana yang harus Anda keluarkan, untuk ketebalan plafon ini juga bervariasi, mulai dari 3 mm, 4mm, 5mm, dan 6mm yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan.

2. Plafon gypsum

Plafon rumah gypsum merupakan salah satu jenis plafon yang banyak digunakan, karena plafon jenis ini merupakan plafon yang banyak digunakan pada rumah dengan desain minimalis. 

Apalagi sekarang ini rumah minimalis menjadi favorit di masyarakat sehingga belakangan ini plafon ini menjadi populer, ditambah lagi plafon ini memiliki beberapa keunggulan seperti proses pemasangannya yang mudah. 

Baca Juga: Teknilogi tepat guna dan sejarahnya

Ditambah lagi sambungan plafon juga mudah ditutup sehingga terlihat rapi, ditambah lagi plafon ini juga memiliki beberapa pilihan yang bisa dipadukan dengan beberapa motif lainnya. Umumnya plafon ini menggunakan furing atau rangka kayu, jadi tidak bisa sembarangan memilihnya.

3. Plafon eternit 

Jenis plafon eternit lain yang banyak digunakan adalah jenis plafon eternit, dimana jika dibandingkan dengan plafon triplek atau gypsum, plafon ini ukurannya lebih kecil yaitu hanya sekitar 100 x 50 cm saja. 

Tentunya plafon ini memiliki beberapa keunggulan diantaranya plafon ini tahan terhadap api dan air, sehingga jika terjadi kebakaran plafon ini tidak mudah terbakar sehingga tidak akan menimpa orang yang dibawahnya dan jika terjadi kebocoran pada saat hujan maka terjadi tidak akan menjadi masalah karena plafon ini tahan akan menyiram. 

Namun dalam proses pemasangan plafon ini ada beberapa hal yang harus anda perhatikan, dimana dalam proses pemasangannya anda harus menyesuaikan dengan ukuran lembaran eternit. 

Selain itu jika hendak memasang harus sangat berhati-hati, hal ini dimaksudkan agar tidak merusak material eternit mengingat bahan ini mudah retak dan rapuh sehingga tidak dapat digunakan jika dalam keadaan rusak.

4. Plafon GRC

Untuk jenis plafon yang memiliki ciri khas berupa plafon eternit, maka tidak heran bila plafon ini sekilas mirip dengan plafon eternit. Namun ukuran plafonnya sendiri sedikit lebih besar dari plafon eternit yaitu sekitar 120 x 240 cm. 

Salah satu kelebihan yang dimiliki oleh plafon ini adalah memiliki ketahanan terhadap air dan api, sehingga akan sangat membantu anda jika terjadi kebakaran atau terjadi kebocoran saat hujan. Namun proses pemasangannya terbilang rumit, terlebih lagi plafon jenis ini tidak tahan benturan sehingga sangat mudah rusak. 

Oleh karena itu Anda harus berhati-hati agar tidak merusak plafon, walaupun telah berhati-hati saat memasangnya, namun Anda mungkin menemukan retakan rambut di sela-sela sambungan plafon ini. Oleh karena itu untuk memasang plafon harus ahli agar plafon tidak mudah rusak agar bisa digunakan, karena bila asal ceroboh maka yang akan dirugikan adalah diri anda sendiri.