Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Menulis Laporan Wawancara Yang Tepat dan Lengkap

Untuk membuat laporan wawancara yang baik lagi sempurna, tentu butuh teknik dan keahlian yang terlatih dan mumpuni. Namun yang lebih penting dari itu, Anda harus memahami dasarnya dahulu yakni runtutan tahap dalam wawancara agar menghasilkan laporan yang komprehensif.

Tips Menulis Laporan Wawancara Yang Tepat dan Lengkap

Definisi dan Pengetahuan Umum tentang Wawancara

Wawancara merupakan proses yang harus dilalui untuk mendapatkan informasi yang faktual dan konkret dari narasumber. Untuk memperoleh data yang lengkap, perlu teknik dan upaya optimal untuk mewujudkannya. Tentu selain berkaitan dengan teknik wawancara, jam terbang juga akan mempengaruhi kualitas pewawancara dalam meraih hasil.

Pewawancara umumnya juga orang yang akan menulis berita dari hasil wawancara. Walau pun ada juga wartawan yang bekerja dalam tim. Ada yang mendapat jatah mewawancarai, ada yang kebagian menulis transkrip wawancara dan ada juga yang menulis berita. Namun tidak jarang juga wartawan melakukan semuanya seorang diri. Umum terjadi pada wartawan lepas.

Laporan Hasil Wawancara

Jika Anda mendapat tugas kuliah atau masih asing dengan dunia wawancara, ada baiknya Anda memperhatikan beberapa hal berikut yang nantinya akan membantu Anda dalam mempersiapkan, melakukan dan menulis laporan wawancara dengan baik dan sempurna.

1. Menemukan narasumber

Yap, poin pertama adalah narasumber. Wawancara tidak akan terjadi tanpa adanya narasumber. Dari narasumber inilah kita memperoleh data yang akan diolah menjadi berita atau jenis tulisan lainnya.

Menentukan narasumber haruslah yang kompeten di bidangnya. Atau paling tidak bersinggungan dengan tema yang akan kita ulik. Misal, Anda ingin menulis tentang pertumbuhan pengguna media sosial. Maka narasumber yang bisa Anda wawancarai antara lain adalah pakar IT, ahli statistika atau pun pengguna media sosial itu sendiri.

Baca Juga: Tips agar tidak kehabisan ide saat menulis

Narasumber tidak harus hanya satu orang. Tergantung data apa yang ingin Anda cari. Jika Anda ingin mengetahui sudut pandang dari berbagai elemen terkait, tentu itu akan memperkaya data dan tulisan Anda bisa lebih komprehensif hasilnya.

Buatlah kesepakatan mengenai tempat dan waktu wawancara dengan narasumber. Setelah sepakat, jangan sampai mengecewakan narasumber dengan datang terlambat atau melanggar kesepakatan lain yang terkait.

2. Menyiapkan TOR dan Instrumen Wawancara

TOR atau Term Of References adalah istilah lain dari garis besar dari daftar pertanyaan yang akan diajukan kepada narasumber. Pertanyaan yang baik adalah pertanyaan yang menggunakan kalimat yang eksplisit, terarah dan efektif. Hal ini berguna untuk tidak membuang waktu narasumber dan kita sendiri sebagai pewawancara.

Kesempatan mewawancarai, tentu bukanlah mudah didapat. Terdapat perjanjian terlebih dahulu mengenai kapan, di mana dan tentang apa yang akan menjadi bahasan wawancara dengan narasumber. Maka perlu kiranya untuk membuat pertanyaan yang tidak hanya taktis namun juga estetis sehingga narasumber juga merasa nyaman ketika menyampaikan balasan pertanyaan.

Selain menyusun daftar pertanyaan, jangan lupa untuk menyiapkan juga alat bantu untuk merekam hasil wawancara. Alat tersebut dapat berupa kamera, perekam suara atau pun sekedar pulpen dan kertas. Jika semua persiapan telah siap, maka lakukan wawancara pada hari kesepakatan.

Menulis Laporan Wawancara Secara Efektif

Selanjutnya adalah menulis laporan wawancara. Dalam menulis laporan, Anda perlu memperhatikan beberapa hal sistematis yang akan membantu Anda dalam menyusun laporan yang lengkap dan runtut.

Beberapa hal tersebut adalah latar belakang, tujuan, pokok bahasan, settings (tempat dan waktu), hasil wawancara dan kesimpulan serta saran pada halaman terakhir. Pada isi hasil wawancara pastikan Anda mencantumkan informasi yang konkret dan penting termasuk transkrip dialog wawancara.

Baca Juga: Tips tetap tenang didepan kamera

Kemudian pada bagian kesimpulan dan saran, Anda bisa menutup laporan wawancara yang Anda tulis dengan rangkuman hasil wawancara. Karena ini adalah kesimpulan, maka tulislah secara ringkas dan jelas pokok hasil wawancara yang Anda peroleh.