Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menghitung IPK dengan Cepat dan Tepat

Cara Menghitung IPK dengan Cepat dan Tepat

Sebagai mahasiswa, tentulah harus mengetahui bagaimana cara menghitung IPK atau Indeks Prestasi Kumulatif. Hal ini sangat berguna untuk keberlangsungan perkuliahan yang sedang Anda tempuh. Wawasan ini perlu terutama bagi kalian yang masih baru memasuki dunia kuliah.

Cara Menghitung IPK dengan Cepat dan Tepat

Beda IP dan IPK

Bagi mahasiswa baru mungkin Anda masih sulit membedakan antara IP dan IPK. Tidak perlu risau. Cara membedakannya cukup simpel. IP itu adalah bobot nilai dari total mata kuliah yang Anda ambil pada suatu semester tertentu. Sementara IPK, adalah rata-rata dari total seluruh IP semester yang Anda tempuh selama kuliah.

Setelah mengetahui beda makna dari kedua akronim tersebut, sekarang Anda juga harus tahu bagaimana cara menghitung IPK atau IP. Hal pertama yang harus Anda tahu ialah bobot SKS per mata kuliah. Nantinya, besaran SKS akan berpengaruh kepada kriteria nilai mata kuliah Anda.

Macam-macam kriteria nilai ini akan berwujud 5 abjad alfabet awal, yakni A, B, C, D dan E. A artinya sempurna, bobot nilainya 4. B artinya baik, bobot nilai 3. C artinya cukup, bobot nilai 2. D artinya kurang, bobot nilainya 1 dan E atau F artinya nihil, bobot nilai 0. Ada juga nilai K, umumnya teruntuk mahasiswa yang kurang lengkap tugas atau ujiannya.

Menghitung Indeks Prestasi

Setelah mengetahui macam-macam kriteria nilai, Anda harus paham bagaimana menghitung bobot nilai per mata kuliah. Rumusnya adalah jumlah SKS x nilai. Misalkan Anda memperoleh nilai A pada mata kuliah Filsafat Pendidikan. Sementara SKS mata kuliah Filsafat Pendidikan adalah 3, berarti IP Anda untuk mata kuliah Filsafat Pendidikan adalah 3 x 4 = 12.

Baca Juga: 

Lakukan rumus tersebut untuk mengetahui IP masing-masing mata kuliah yang Anda tempuh. Untuk mengetahui Indeks Prestasi dalam semester, cara menghitungnya adalah total IP per mata kuliah per total SKS yang Anda tempuh. Sebagai contoh, misalkan Anda mengambil 10 mata kuliah untuk semester ini dan Anda memperoleh nilai sebagai berikut.

Mata kuliah A ; 2 SKS dan nilai A, mata kuliah B ; 3 SKS dan nilai A, mata kuliah C ; 3 SKS dan nilai B, mata kuliah D ; 2 SKS dan nilai C, mata kuliah E ; 2 SKS dan nilai A, mata kuliah F ; 3 SKS dan nilai A, mata kuliah G ; 3 SKS dan nilai A, serta masing-masing 2 SKS untuk mata kuliah H, I dan J dengan nilai C, B dan A.

Jadi, matematikanya adalah sebagai berikut : A (2 x 4) + B (3 x 4) + C (3 x 2) + D (2 x 1) + E (2 x 4) + F (3 x 4) + G (3 x 4) + H (2 x 1) + I (2 x 2) + J (2 x 4) / 24 (total SKS) = 74 / 24 = 3, 08. IP semester Anda adalah 3,08. 

Baca Juga: Tips mendapatkan ipk tinggi

Menghitung IPK

Lalu, untuk cara menghitung IPK, Anda tinggal mentotal IP semester Anda selama menempuh kuliah dan bagi dengan total SKS yang Anda tempuh. Misalkan Anda menempuh 150 SKS dengan total nilai sebesar 540. Ya sudah tinggal hitung saja. 540 : 150 = 3,6. Atau bisa juga dengan menghitung total IP semester per total semester kuliah. Misal total IP semester 28,8 bagi dengan 8. 28,8 : 8 = 3,6. Berarti IPK yang Anda raih adalah 3,6.