Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget Atas Posting

Psikologi Menurut Islam dari Beberapa Tokoh

takaksehat.com_Mengingat betapa pentingnya psikologi dalam kehidupan manusia, maka dalam agama yang mulia ini Anda juga dapat mendapatkan jawaban yang pasti. Salah satunya mengapa psikologi selalu tertanam dalam benak dan diri setiap manusianya. Sebab ada banyak pengertian psikologi menurut Islam.

Psikologi Menurut Islam dari Beberapa Tokoh

Psikologi Menurut Islam

Salah satu hal terpenting yang patut Anda pelajari, ilmu psikologi bisa membantu setiap manusia agar mampu memahami dirinya sendiri. Hal tersebut dapat mempengaruhi setiap aspek kehidupan, memahami hal yang bisa memotivasi, hal yang membuat tergerak, mengatasi rasa takut dan lain-lain.

Dalam sudut pandang agama Islam, tak membedakan ilmu pengetahuan dengan agama. Melainkan kepercayaan tersebut bekerja secara seiringan. Dari perspektif muslim, ilmu psikologi itu merupakan studi tentang jiwa, emosional, mental, proses perilaku, dan aspek terlihat dan tidak yang mempengaruhi elemen. Hal ini ada di Surah Az-Zariyat “Aku tidak menciptakan jin dan manusia, melainkan supaya mereka beribadah hanya kepada-Ku”.

Pada akhirnya, seorang muslim hanyalah berjuang untuk dapat memenuhi tujuan penciptaannya serta mengembangkan kepribadian Islam. Oleh karena itu, dengan memahami arti psikologi maka mereka juga tahu bagaimana cara mengendalikan diri sendiri dari emosi dan menguasai mental.

Hukum Mempelajari Ilmu Psikologi Dalam Islam

Ilmu psikologi merupakan salah satu bagian dari ilmu tentang medis. Bila isinya tidak mengandung perkara haram maupun yang mengantarkan kepada sesuatu yang diharamkan. Maka ilmu tersebut berada dalam hasil penelitian. Apalagi ilmu ini memiliki korelasi dengan bidang lain.

Seperti halnya pendidikan serta pengajaran. Ilmu ini berfokus kepada mengetahui terkait semua tabiat manusia beserta dengan perilakunya di dalam ruang lingkup tertentu. Jadi, mempelajari ilmu psikologi sangatlah boleh. Jika tidak membuat orang tersebut meninggalkan perkara baik juga melakukannya.

Kesimpulan dari hukum mempelajari ilmu psikologi dalam agama Islam, iaitu boleh saja. Kebolehannya perlu memerhatikan apa yang terdapat di dalamnya, serta melihat apa yang ilmu tersebut hantarkan. Jika semuanya bersifat baik, maka tidak haram, sebaliknya sangat boleh.

Ilmuwan Psikologi Muslim

Setelah mengetahui betapa pentingnya pembelajaran terkait psikologi dalam agama Islam, kini saatnya Anda juga harus mengenal dari beberapa ilmuwan psikologi Muslim. Ada beberapa pakar yang mengkaji, mengembangkan serta memverifikasi dunia psikolog.

1. Ibnu Sina

Nama lengkap dari Ibnu Sina sendiri, yaitu Abu Ali Al Husayn bin Abdullah bin Sina. Namun, terkadang orang barat menyebutnya sebagai Avicenna, red. Beliau lahir di Afsyana yang terkenal dekat dengan Bukhara. Saat ini tempat tersebut berada di sekitar Uzbekistan.

Baca Juga

Selain itu, beliau juga mengkaji bidang psikologi serta filsafat. Tidak hanya itu saja, Ibnu Sina juga terkenal di dalam bidang ilmu keIslaman serta kedokteran. Bahkan ada sekitar 450 buku yang telah menjadi referensi. Diantara dari kitab beliau yang berkaitan erat dengan psikologi ialah Ahwal An Nafs.

2. Ibnu Rusyd

Nama lengkap Ibu Rusyd sendiri ialah Abu Hamid Muhammad bin Muhammad al Tusi Al Ghazali. Dalam dunia barat, beliau terkenal dengan sebutan Algazel. Lahir di kampung Ghazalah, daerah Khurasan kota Tus yang saat ini telah menjadi daerah di Iran.

Beliau terkenal karena ahi dalam berbagai macam tsaqafah, seperti ilmu fiqih, tasawuh, ushul fiqih dan psikologi. Bahkan sampai saat ini, dalam ranah psikologi banyak ilmuwan yang menggunakan referensi pemikiran Al Ghazali ini. Beliau juga lebih memadukan tasawuf serta psikologi sebagai kepribadian sehat dunia akhirat.

Demikianlah penjelasan secara singkat dari psikologi menurut islam beserta dengan pembahasan hukum mempelajari psikologi. Bahkan, sampai dengan tokoh atau ilmuwan yang berpengaruh dalam bidang tersebut. Semoga ulasan di atas dapat memberikan Anda ilmu baru terkait dunia psikologi Islam.

Posting Komentar untuk " Psikologi Menurut Islam dari Beberapa Tokoh"