Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Daun Ubi Tumbuk, Masakan Khas Mandailing Sumatera Utara

 

Daun Ubi Tumbuk, Masakan Khas Mandailing Sumatera Utara. Memasak itu memang terlihat gampang-gampang susah. Terlebih lagi buat para ibu-ibu yang tidak mempunyai cukup banyak waktu dan tenaga untuk bisa meracik berbagai macam bumbu dapur. Tapi tenang, disini Anda bisa mengetahui salah satu dari masakan Indonesia yang sangat khas yaitu masakan daun ubi tumbuk. 

Daerah Sumatera Utara terkenal dengan gaya bicaranya yang terkesan unik dan lucu. Ditambah dengan volume suara yang cukup keras, terkesan marah, padahal tidak begitu. Bagaimana dengan menu makanan khas di sana? 

Mungkin sebagian yang pernah berkunjung ke Medan atau daerah lain di Sumatera Utara pernah mendengar bahkan mencicip masakan khas ini. Namanya daun ubi tumbuk. Daun ubi atau daun singkong yang ditumbuk agak kasar menjadi menu sayuran favorit di sana, khususnya suku Mandailing.
Tampilannya memang kurang menarik tetapi rasanya patut Anda coba. Jika Anda berkunjung ke daerah Tapanuli Selatan, jangan pernah melewatkan masakan ini, ya.

Daun Ubi Tumbuk, Masakan Khas Mandailing Sumatera Utara

Berikut resep daun ubi tumbuk yang membuat para perantau rindu untuk segera pulang ke daerah asalnya.
  • Pertama Anda siapkan bahan-bahannya terlebih dahulu.
  • Daun Ubi atau Singkong, lebih baik daun yang muda 2 ikat. 
  • Kelapa tua 1 buah (parut)
  • Rimbang (Tekokak) secukupnya
  • Daun Sereh (Sangge-sangge/ Bahasa Mandailing)
  • Kecombrang 1 buah (memarkan)
  • Cabai Rawit 5 buah (sesuai selera)
  • Ikan Sale 4 ekor
  • Air 1 liter
Cara memasaknya adalah sebagai berikut.
  • Petik daun singkong dan pisahkan dari  batangnya. Kemudian cuci menggunakan air bersih.
  • Peras kelapa parut sampai tiga kali perasan. Masing-masing hasil perasan/santan sebanyak 500 ml.
  • Masukkan daun ubi ke dalam lesung, lalu tumbuk perlahan sambil ditambahkan rimbang dan cabai rawit sampai hancur. 
  • Campurkan hasil tumbukan tadi ke dalam santan yang sudah ditaruh di wajan.
  • Masak dengan menggunakan kayu bakar kalau ada. Rasanya lebih enak katanya.
  • Aduk perlahan.
  • Masukkan kecombrang dan sereh.
  • Setelah mendidih, masukkan ikan sale.
  • Kemudian aduk sampai santan terlihat mengental.
  • Matikan kayu bakar dan sayur daun ubi siap dihidangkan.

Menikmati sayur daun ubi tumbuk ini paling asyik dengan tambahan nasi dan sedikit sambal. Apalagi jika makannya bersama keluarga. Dijamin sayurnya habis tidak bersisa. Rasanya yang enak dan khas membuat siapa yang pernah memakannya sekali akan ketagihan. 

Uniknya, sayur ini jika dimakan sebagai menu sehari-hari tidak akan membuat bosan para penikmatnya. Makanya, di warung makanan khas Mandailing, menu sayur ini selalu dan wajib tersedia sebagai menu andalan yang dicari orang setiap harinya.

Apa yang membuat rasanya begitu khas di lidah? Menurut orang-orang yang sudah mencicipinya, perpaduan antara daun ubi dan rimbang menghasilkan cita rasa unik. Ditambah dengan kecombrang dan sereh, juga gurihnya santan melengkapi nikmatnya sayur ini.

Jadi penasaran, kan? Anda bisa mencoba membuat sayur daun ubi tumbuk ini berdasarkan resep di atas. Jangan lupa untuk membeli rimbang dan kecombrang ya.

Biasanya kedua bahan ini sedikit sulit ditemui jika Anda tidak tinggal di daerah Sumatera Utara. Jika tanpa kedua bahan di atas, rasanya tidak akan senikmat yang biasa dimasak orang Mandailing. Selamat mencoba dan semoga berhasil dengan menggunakan resep yang telah dipaparkan diatas.